Hati-hati Penipuan Catut nama Camat Surade Sukabumi

FOTO: Camat Surade, U Suryana dan Istri.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Baru baru ini Camat Surade, Kabupaten Sukabumi, U. Suryana, S.Ip., M.M., menyatakan kecewa dengan adanya akun WhatsApp palsu yang menggunakan foto profil dirinya, Kamis ( 8/1/2025 ).

Camat yang sukses dengan pembangunan Masjid Besar Al Jalil Surade ini, mengingatkan masyarakat soal modus penipuan yang mencatut namanya. Ia tegaskan bahwa akun WhattsApp tersebut bukan miliknya.

Diungkapkan Suryana, ia baru mengetahui adanya akun palsu yang mencatut identitas dirinya ketika seorang guru salah satu SMP memberi tahunya. Ia tekankan hal itu merupakan tindakan melawan hukum yang merugikan pihak lain.

Baca juga:  Jargon Gerbang Nyi Mas Agung, Pacu Pembangunan Masjid Al-Jalil Surade Sukabumi

“Saya mengetahui adanya akun WhatsApp palsu yang menggunakan foto profil saya itu dari salah seorang guru SMP. Ini jelas merupakan tindakan hukum yang sangat merugikan,” kata Camat yang mengaku sangat cinta dunia kepanduan ini.

Dalam akun Facebooknya U. Suryana membagikan tangkapan layar akun palsu yang mencatut foto profil dirinya, disertai peringatan tegas kepada masyarakat bahwa akun WhatsApp itu bukan miliknya. Nomor 0812-3119-3696 adalah nomor WhatsApp palsu tersebut.

“MOHON DIABAIKAN, ITU BUKAN NOMOR SAYA,” tulis Suryana dalam akun Facebook pribadinya.

Dalam akun palsu tersebut sipelaku mengirim pesan kepada salah seorang guru SMP Negeri 4 Surade, dan menyatakan bahwa Camat Surade akan memberikan bantuan kepada sekolah tersebut.

Baca juga:  Kawal Pemilu di Jakarta, PLN UID Jakarta Raya Siapkan Posko Siaga Kelistrikan Pemilu

“Saya menghimbau kepada masyarakat, dinas atau instansi apabila menerima Chat ataupun telepon menggunakan identitas saya tetapi nomornya tidak dikenal dimohon untuk berhati hati, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian,” tegas Suryana.

Ia menjelaskan bahwa pembajakan identitas merupakan salah satu bentuk kejahatan siber. Pelaku dapat memanfaatkan akun tersebut untuk berbagai tindakan penipuan, seperti meminta uang atau memeras korban.

“Pembajakan akun dengan menggunakan identitas pihak lain adalah kejahatan serius. Jika Anda menerima pesan dari nomor mencurigakan, abaikan dan segera laporkan kepada pihak berwajib. Saya tegaskan, akun WhatsApp iti bukan milik saya,” tegasnya.

Baca juga:  Mahkamah Agung Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Suryana juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menghadapi ancaman kejahatan siber. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan tidak mudah percaya pada pesan mencurigakan dari nomor atau akun tak dikenal.

“Mari bersama-sama melindungi diri kita dari ancaman penipuan digital. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak terkait,” pungkas Suryana.

Pos terkait