Ide Cerdas Damkar Sagaranten Selamatkan Sapi yang Terperosok Sumur, Air Tangki Jadi Kunci Evakuasi

LINGKARPENA.ID | Suara lenguhan sapi memecah kesunyian malam di Kampung Cihaur, RT 09/02, Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Seekor sapi milik warga terperosok ke dalam sumur, membuat pemiliknya panik dan segera meminta bantuan kepada Pos Damkar Sagaranten.

 

Laporan diterima petugas sekitar pukul 17.00 WIB. Hanya berselang 10 menit, personel Damkar Pos IX Sagaranten tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya penyelamatan. Namun, proses evakuasi tidak semudah yang dibayangkan.

 

Kedalaman sumur serta bobot sapi yang cukup berat membuat berbagai cara yang dilakukan belum membuahkan hasil. Memasuki malam hari, tim penyelamat dituntut berpikir cepat agar hewan tersebut dapat diselamatkan dalam kondisi hidup.

Baca juga:  Kebakaran Rumah di Cidolog Kerugian Capai Rp 250 Juta, Ini Penyebabnya

 

Di tengah upaya yang berlangsung cukup alot, personel Damkar menemukan ide yang tidak biasa. Air dari tangki mobil pemadam dialirkan ke dalam sumur hingga permukaan air perlahan naik. Cara itu membuat tubuh sapi ikut terangkat sehingga lebih mudah dijangkau oleh petugas.

 

Setelah posisinya memungkinkan, tim kemudian memasang webbing sling, sabuk angkat berbahan polyester yang biasa digunakan dalam operasi penyelamatan. Dengan penuh kehati-hatian, sapi akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam sumur sekitar pukul 20.12 WIB.

Baca juga:  Bermaksud Tinjau Kondisi Jembatan, Konsultan Hanyut Terbawa Arus Sungai di Sukabumi

 

Meski selamat, sapi tersebut mengalami patah pada kaki bagian kanan akibat terjatuh ke dalam sumur.

 

Danpos Damkar Sagaranten, Yusup, mengatakan keberhasilan evakuasi merupakan hasil kerja sama tim dan pemanfaatan metode yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

 

“Evakuasi berlangsung cukup sulit karena bobot sapi yang berat dan kondisi sudah malam. Akhirnya kami berinisiatif mengalirkan air dari tangki mobil pemadam ke dalam sumur agar permukaan air naik. Setelah sapi terangkat, kami menggunakan webbing sling untuk mengangkatnya ke atas. Alhamdulillah sapi berhasil diselamatkan, meski mengalami patah pada kaki kanan,” ujar Yusup kepada lingkarpena. id, Selasa ( 21/7/2026 ).

Baca juga:  Pohon Tumbang di Ruas Jalan Provinsi, Lalulintas Sempat Lumpuh

 

Ia menambahkan, operasi penyelamatan melibatkan personel Pos Damkar Sagaranten, yakni Supyadin, Randi Koswara, Abdul Fatah, dan Ricky Gian Romansyah. Seluruh petugas menjalankan tugas dengan selamat tanpa mengalami kendala berarti.

 

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga memberikan pelayanan penyelamatan atau animal rescue. Kreativitas, ketenangan, dan kerja sama tim menjadi kunci keberhasilan operasi yang malam itu berakhir dengan kabar baik bagi pemilik sapi. (adv).

Pos terkait