LINGKARPENA.ID | Warga Kampung Jabir, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengambang di aliran Sungai Cikaso, tepatnya di lewi Mariuk, pada Sabtu (11/10/2025) sore.
Kapolsek Purabaya, IPTU Ruskan Hermawan, SH, membenarkan adanya penemuan tersebut. Menurutnya, informasi pertama kali diterima sekitar pukul 18.00 WIB dari warga setempat yang melaporkan adanya jasad mengambang di sungai.
“Begitu mendapat laporan, petugas langsung menuju lokasi bersama tim medis dari Puskesmas Purabaya untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap korban,” ujar IPTU Ruskan kepada lingkarpena.id Sabtu (11/10) malam.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun, berkulit sawo matang, berperawakan sedang, dan berambut lurus. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna biru lengan pendek dan celana pendek hitam jenis kolor atau training.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi jasad masih utuh saat dievakuasi dari sungai,” jelasnya.
Penemuan jasad tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Sarmo (40), seorang buruh harian lepas asal Kampung Jabir. Ia mengaku melihat sosok tubuh mengambang dengan posisi tengkurap di tengah sungai saat pulang memancing sekitar pukul 16.30 WIB.
“Saksi kemudian memberitahukan kepada warga lain bernama Hendi (60) dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian,” tambah Kapolsek.
Hingga malam hari, petugas kepolisian bersama tim kesehatan dan aparat desa melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta berupaya mencari identitas korban. Namun, hingga saat ini belum ada pihak keluarga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya.
Sekitar pukul 22.40 WIB, proses evakuasi dan pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan. Selanjutnya, jasad pria tanpa identitas tersebut dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
“Polsek Purabaya telah berkoordinasi dengan Satreskrim dan Dokkes Polres Sukabumi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” pungkas IPTU Ruskan Hermawan.






