LINGKARPENA.ID | Tak butuh waktu lama, identitas mayat lansia yang ditemukan terapung disebuah kolam di Kampung Cisarua, Desa/Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, ahirnya terungkap setelah ada masyarakat yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke Polsek Sagaranten.
Setelah pihak keluarga korban mendatangi kamar jenazah RSUD Sagaranten, dipastikan korban adalah Neneng Sumiati (74 Tahun). Dugaan itu menguat setelah ciri ciri korban dikenali jelas oleh pihak keluarganya.
Kapolsek Sagaranten, AKP A. Suryana B dikonfitmasi lingkar pena. id membenarkan bahwa identitas korban sudah terungkap setelah ada warga yang mengaku sebagai pihak keluarganya.
“Alhamdulilah identitas korban sudah terungkap. Tadi sekitar pukul 14.00 WIB kami menerima informasi ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya. Setelah ciri ciri korban dikenali, benar korban adalah anggota keluarganya,” kata Akp Suryana.
Humas RSUD Sagaranten, Yogi Ahyani mengungkapkan, bahwa pihaknya mengaku telah kedatangan keluarga korban. ” Benar tadi sekira pukul 14.30 WIB kami kedatangan pihak keluarga korban. Dan jasad perempuan itu adalah keluarganya,” ujarnya.
Diketahui korban adalah Neneng Sumiati (74 Tahun) asal warga Kampung Cisarua RT 003/001, Desa/Kecamatan Sagaranten.
Diakui pihak keluarga bahwa korban sudah lanjut usia dan pikun.
Diakui Yudi Subagja (35 ) anak korban, tiga hari sebelum kejadian korban berpamitan untuk keluar rumah, namun setelah ditunggu tak kunjung pulang ke rumah. Yudi menegaskan benar bahwa korban adalah ibu kandungnya dengan ciri fisik perawakannya hingga pakaian yang di kenali Yudi.
“Atas kejadian ini kami pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, dan menerima dengan ikhlas bahwa kejadian ini adalah musibah dan sudah menjadi takdir,” tandasnya.
Almarhumah rencananya akan dimakamkan di pemakaman umum Kampung Talaga, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten.






