LINGKARPENA.ID | Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Sukabumi menggelar audiensi dengan Bupati Sukabumi sebagai langkah memperkuat sinergi antara organisasi profesi penyuluh KB dengan pemerintah daerah. Pertemuan tersebut juga menjadi ajang memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi terkait peningkatan peran penyuluh keluarga berencana.
Ketua DPD IPeKB Kabupaten Sukabumi, Eka Rusdiana, mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mengenal keberadaan organisasi profesi penyuluh KB, padahal para penyuluh memiliki kontribusi penting dalam pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk.
“Kami ingin memperkenalkan IPeKB beserta jajaran pengurus kepada Bapak Bupati. Harapannya, pemerintah daerah semakin memberikan perhatian dan dukungan terhadap profesi penyuluh KB yang selama ini menjadi ujung tombak edukasi di masyarakat,” ujar Eka, Senin (13/7/2026).
Saat ini, IPeKB Kabupaten Sukabumi menghimpun sekitar 170 penyuluh KB berstatus aparatur sipil negara (ASN). Selain itu, organisasi juga didukung tenaga non-ASN sebagai anggota luar biasa serta ribuan kader Pos KB yang tersebar hingga tingkat desa.
Menurut Eka, tugas utama penyuluh KB bukan hanya menyosialisasikan program keluarga berencana, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan keluarga melalui Program Bangga Kencana.
“Peran kami lebih kepada memberikan edukasi, pendampingan, dan penyebarluasan informasi tentang pembangunan keluarga, kependudukan, serta keluarga berencana. Dengan edukasi yang kuat, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya merencanakan keluarga yang berkualitas,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan peran penyuluh KB menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengendalikan laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui audiensi tersebut, IPeKB berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi semakin erat sehingga berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih optimal dan keberadaan penyuluh KB semakin mendapat dukungan.
Selain menyampaikan aspirasi organisasi, IPeKB juga menginformasikan rencana peringatan Hari Ulang Tahun ke-19 yang akan diperingati pada 26 Juli 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen para penyuluh KB dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (adv).






