Jaga Kesehatan Mata Selama Ramadhan, dr. Dewi Kania: Mata Kering Saat Puasa Itu Wajar

FOTO: dr. Dewi Kania M, Sp.M., MH.Kes, dokter spesialis mata, RSUD R Syamsudin SH.[dok.mrdsos rsud r syamsudin sh.]

LINGKARPENA.ID | Memasuki bulan suci Ramadhan, umat Muslim tidak hanya dituntut menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk kesehatan mata. Perubahan pola tidur, berkurangnya asupan cairan, hingga meningkatnya waktu menatap layar gawai kerap memicu keluhan mata kering dan sakit kepala saat berpuasa.

 

Menjawab berbagai pertanyaan tersebut, dr. Dewi Kania M, Sp.M., MH.Kes, dokter spesialis mata, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata selama Ramadhan.

 

Menurut dr. Dewi, keluhan mata kering saat puasa tergolong wajar. Kondisi ini bisa terjadi karena tubuh mengalami perubahan ritme dan asupan cairan yang terbatas di siang hari.

Baca juga:  Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Dampingi Bupati Terima WTP Ke-11

 

“Selama puasa, produksi air mata bisa berkurang karena asupan cairan tidak seperti hari biasa. Ini yang membuat sebagian orang merasa matanya lebih kering atau perih,” ujarnya singkat.

 

Selain itu, ia juga menanggapi pertanyaan yang kerap muncul setiap Ramadhan, yakni mengenai penggunaan obat tetes mata saat berpuasa. Ia menjelaskan bahwa penggunaan obat tetes mata pada dasarnya aman, namun tetap dianjurkan sesuai kebutuhan medis dan aturan pemakaian.

Baca juga:  Ini Program Prioritas yang Masuk RPJMD 2025-2029 Kabupaten Sukabumi

 

Tak hanya soal mata kering, dr. Dewi juga mengingatkan pentingnya mengatur waktu penggunaan gawai. Aktivitas scroll media sosial berlebihan, terutama pada malam hari, dapat memperparah kelelahan mata serta mengganggu kualitas tidur.

 

“Screen time yang berlebihan bisa memicu mata lelah dan sakit kepala. Saat Ramadhan, sebaiknya atur waktu istirahat agar mata tetap segar,” katanya.

 

Ia menyarankan masyarakat menerapkan pola 20-20-20, yakni setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan sejauh 20 kaki selama 20 detik. Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka serta menjaga waktu tidur juga menjadi kunci menjaga kesehatan mata.

Baca juga:  Meriahkan HUT RI Ke-80, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Siapkan Berbagai Perlombaan

 

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan tidak hanya fokus menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga organ penglihatan agar tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa.

 

“Daripada overthinking, lebih baik over-learning. Jangan ragu bertanya agar kita bisa menjalani Ramadhan dengan lebih sehat dan nyaman,” pungkasnya.

Pos terkait