LINGKARPENA.ID | Akses jalan desa Kampung Cikoja menuju Kampung Cioray di Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, untuk sementara diblokade atau di tutup oleh warga.
Alasan penutupan jalan tersebut mengingat keselamatan pengguna jalan khususnya untuk roda empat. Penutupan jalan yang dilakukan itu bukan tanpa alasan.
Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda Mochamad Ramdan, dalam keterangannya yang disampaikan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, jalan tersebut mengalami amblas akibat longsor.
“Jalan desa ini terpaksa kami tutup untuk sementara. Khusus untuk kendaraan roda empat tidak bisa melewati jalan ini. Lokasi amblasnya jalan di Kampung Cikoja RT 10/01 Dsa Palasari Hilir,” ujar Ramdan dalam keterangannya, Rabu (8/3/23).
Dijelaskan Ramdan, peristiwa amblasnya jalan desa tersebut terjadi sekitar pukul 14:21 wib. Pihaknya setelah mendapatkan informasi langsung berkoordinasi dengan unsur Muspika Parungkuda dan sepakat untuk menutup akses jalan bagi kendaraan roda 4.
“Penutupan jalan ini bersifat sementara dan sebagai langkah antisipasi saja. Kondisinya amblas, jadi khawatir kalau dilalui kendaraan roda empat tambah parah atau mengalami kecelakaan,” sambung P2BK Kecamatan Parungkuda ini.
Selain itu, kata Ramdan, jika akses jalan itu dibuka khawatir kerusakan pada titik yang amblas akan meluas. Maka dari itu pihaknya melakukan penutupan untuk roda empat saja.
“Jika bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua masih bisa dilewati. Kami pasang rambu-rambu pada titik jalan yang mengalami amblas itu,” tandasnya.
Pihak muspika dan P2BK juga memberikan himbauan kepada pengguna jalan dan warga sekitar agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan yang amblas tersebut.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum PU Kabupaten Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar memberikan merespon atas amblasnya ruas jalan di Desa Palasari Hilir Kecamatan Parungkuda tersebut. Menurutnya pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk melakukan pengkajian.
“Saya sudah memberikan mandat kepada Kepala UPTD di wilayah tersebut. Besok akan turun ke lokasi untuk meninjau secara langsung,” singkat Ajaf melalui sambungan teleponnya.






