LINGKARPENA.ID | Akibat diguyur hujan terus menerus, jalan penghubung Dusun Ciseeng dengan Dusun Puncakdago, Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, amblas belum lama ini.
Akibatnya, aktivitas dan perekonomian warga dikedua dusun tersebut terganggu. Jalan tersebut merupakan akses warga menuju pusat kota, perkantoran dan ke sarana pendidikan.
Kepala Desa Bantaragung, Mahmudi menuturkan, amblasnya jalan tersebut akibat diguyur hujan terus menerus, amblas itu diperkirakan lebar 2 meter dan panjang 15 meter.
“Jalan ini merupakan salah satu akses yang sering dipakai warga untuk menuju pusat perkotaan, perkantoran dan sarana pendidikan. Kini lumpuh total,” kata Mahmudin kepada awak media, Kamis (4/7).
Dijelaskan Mahmudin, kuat dugaan amblasnya jalan penghubung itu karena tanahnya yang labil. Karenanya Pemdes Bantaragung berencana untuk membuat jalan baru sebagai penggantinya.
“Untuk pekerjaan itu diperlukan biaya yang cukup besar,” paparnya.
Sementara itu, salah satu warga setempat, Jalaludin (45) mengaku tidak bisa mengirim hasil bumi lantaran jalan yang biasa digunakan warga sekitar itu amblas.
“Saya hampir setiap hari mengirim hasil bumi ke pasar dengan menggunakan jalan ini. Tapi, sekarang lumpuh total. Sepertinya tidak bisa ngirim sayuran ke pasar sebelum jalan ini diperbaiki,” pungkasnya.






