Jembatan Ambruk dan Banjir Rendam Sejumlah Fasilitas Umum di Palabuhanratu

FOTO: Petugas Kepolisian saat membantu pengendalian lalulintas di tengah arus banjir yang merambah di jalan raya Palabuhanratu.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Guyuran hujan yang terjadi di wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (06/4/2025) malam, memicu terjadinya banjir di beberapa titik lokasi di Kelurahan Palabuhanratu.

Akibat cuaca ekstrem tersebut beberapa fasilitas umum, seperti RSUD Palabuhanratu, Puskesmas, Dermaga Pelabuhan Perikanan, tak luput dari genangan air.

Banjir di sejumlah lokasi di Kelurahan Palabuhanratu terjadi mulai pukul 20.30 WIB. Sementara titik lokasi banjir terparahdiantaranya daerah Cahenggar RW 2, 3, Rancabungur rw 04 dan Gumelar 22, Badak Putih 009 Cempaka Putih rw 11 ,Kampung Majlis Rw 19 dan hampir merata di semua wilayah.

Baca juga:  Satu Korban Jiwa Kecelakaan Truk Terguling di Cicacap Sukabumi

Selain di Palabuhanratu, bencana banjir dan tanah longsor terjadi pula di beberapa titik lokasi. Sebuah jembatan di ruas jalan Nasional Bagbagan – Kiaradua, tepatnya diperbatasan Desa Cidadap dan Desa Loji, Kecamatan Simepanan, Kabupaten Sukabumi, mengalami ambruk dihantam derasnya debit air. Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam ( 6/3/2025 ), sekira pukul 20.30. WIB.

Guyuran hujan pada Kamis malam ( 6/3 ) memicu pula terjadinya tanah longsor di berapa titik lokasi di Jalan Nasional Kiaradua – Palabuhanratu, tepatnya di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. Akibat peristiwa itu menyebabkan terganggunya arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca juga:  Angin Kencang Landa Wilayah Selatan, Anggota Dewan PKB Terlibat Evakuasi Rumah Warga yang Tertimpa Pohon

Dilaporkan Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M Yanuar Fajar, titik lokasi bencana tanah longsor terjadi di wilayah Cimapag serta banjir setinggi 50 Senti meter terjadi di wilayah Cidadap.

Satuan Lalu lintas Polres Sukabumi menghimbau kepada pengguna jalan untuk mencari jalan alternatif. ” pengendara yang hendak ke Palabuhanratu dapat melewati jalur Nyalindung, Cikembar, dan Warungkiara,” jelas Ipda M. Yanuar Fajar.

Baca juga:  Palabuhanratu Kembali Terendam Banjir, Lalulintas Lumpuh

La jut kata Ipda Fajar, “kami dari kepolisian saat ini tengah berupaya menangani dampak bencana agar arus lalu lintas kembali normal. Pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Masih di Kecamatan Simpenan, tepatnya di Kampung Cijangkar, Desa Kertajaya, telah terjadi longsor dan menimpa 4 unit rumah warga. Peristiwa terjadi pada Kamis malam ( 6/3//2025 ). Akibat peristiwa itu dilaporkan 3 orang tertimbun material longsoran.

Pos terkait