LINGKARPENA.ID | Jembatan Lalay yang berada di Kampung Cilalay, Desa Sirnajaya, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, kini telah selesai diperbaiki setelah rusak diterjang banjir bandang pada Desember 2024 lalu.
Peresmian jembatan ini digelar pada Rabu (15/1/2025) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, dalam wawancaranya menyampaikan harapannya agar jembatan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, kita bersyukur jembatan ini telah diresmikan. Meski sudah digunakan sebelumnya, yang terpenting adalah manfaatnya untuk menunjang kehidupan masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Warungkiara,” ujar Bupati Marwan.
Menurut Bupati Marwan, Jembatan Lalay memiliki peran vital dalam mendukung kegiatan perekonomian masyarakat. Ia berharap jembatan ini dapat membuka peluang pemberdayaan masyarakat lebih lanjut.
“Jembatan ini sangat bermanfaat untuk berbagai aktivitas ekonomi, sosial, dan lainnya. Kami berharap keberadaannya bisa memberikan kontribusi positif bagi pengembangan wilayah,” katanya.
Marwan juga menekankan pentingnya pemeliharaan infrastruktur ini oleh masyarakat pengguna. “Yang paling penting adalah bagaimana jembatan ini bisa dipelihara dengan baik oleh masyarakat agar manfaatnya terus dirasakan,” imbuhnya.
Setelah peresmian Jembatan Lalay, Bupati Marwan menegaskan bahwa perbaikan akses jalan yang menghubungkan Warungkiara dan Simpenan akan menjadi prioritas berikutnya. Namun, ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran kerap menjadi tantangan.
“Jalan ini sebenarnya sudah direncanakan untuk diperbaiki, tapi karena keterbatasan anggaran, ada skala prioritas lain yang harus didahulukan. Saya sudah berjanji kepada Pak Kades bahwa jalan dari balai desa ke sini akan diaspal,” jelasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya tidak hanya menyelesaikan pembangunan secara fisik, tetapi juga memastikan dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita harus memastikan ada outcome dari setiap pekerjaan, bukan hanya sekadar output berupa jalan yang selesai dibangun,” tambahnya.
Marwan juga mengingatkan warga untuk menjaga kelestarian lingkungan, terutama mengingat kontur tanah di Desa Sirnajaya yang labil dan rawan longsor. Ia meminta masyarakat tidak menanam pohon seperti pisang atau bambu di area lereng atau tebing.
“Masyarakat harus memperhatikan penghijauan di lereng dengan pohon-pohon yang akarnya kuat, seperti pohon aren. Hindari menanam pisang atau bambu yang bisa memperburuk kondisi tanah,” tegasnya.
Peresmian Jembatan Lalay ini diharapkan Marwan dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas perekonomian dan sosial warga di Kecamatan Warungkiara diharapkan semakin lancar.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan demi kepentingan masyarakat luas,” tandasnya






