JPMSS dan GPN O8 Kawal Pembangunan Tower SUTT KV 150 Pajampangan Berjalan Sukses

FOTO: Proses pengawalan pembangunan tower SUTT KV 150 yang dilakukan JPMSS dan GPN 08 berjalan sukses.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Gerakan Persatuan Nasional (GPN 08) bersama JPMSS dan Ormas Nasional dan sejumlah aparat mengawal ketat jalannya pengukuran pembangunan dua titik pembangunan Tower SUTT KV 150 di Kecamatan Simpenan, pada Kamis kemarin (20/2/2025).

Diketahui bersama ebelumnya, sejumlah warga Pajampangan yang tergabung dalam Jaringan Pergerakan Sukabumi Selatan (JPMSS), sudah melakukan audiensi dengan beberapa pihak terkait, diantaranya; PLN, DPRD Kabupaten Sukabumi, BPN Kantah Kabupaten Sukabumi serta Kejari Cibadak.

Mereka menyuarakan sebuah kepentingan masyarakat Pajampangan khususnya wilayah Sukabumi Selatan, yang mengeluh akibat seringnya mengalami pemadaman listrik tanpa sebab.

Setelah di usut ternyata, pemadaman listrik tersebut sengaja dilakukan oleh PLN akibat kurangnya pasokan listrik ke wilayah Pajampangan, sehingga PLN sering mematikan dengan sengaja akibat adanya ketidakstabilan daya listrik.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Pajampangan, PLN sudah berupaya untuk menanggulangi kekurangan tersebut dengan dibangunnya tower SUTT KV 150, untuk menambah daya listrik ke wilayah Pajampangan.

Baca juga:  PT PLN Persero UP3 Sukabumi Gelar Sosialisasi, Edukasi K2 dan Pelayanan Pelanggan PLN

Sayangnya, sudah hampir 3 tahun pembangunan tersebut jadi mandeg, dengan alasan yang disampaikan pihak PLN, penguasa lahan yang di klaim oleh Cakra Mas tidak mengizinkan adanya pembangunan tower tersebut, tepatnya pada tower T32 dan T33.

Ketua Jaringan Pergerakan Masyarakat Sukabumi Selatan (JPMSS) Saeful Usman mengatakan, gerakan tersebut merupakan perwujudan dari aspirasi masyarakat, yang betul-betul menginginkan sekali pemenuhan kebutuhan akan adanya energi listrik.

“Ini merupakan gerakan moral, Kami hari ini datang sebagai perwujudan pembelaan terhadap kebutuhan masyarakat akan energi listrik yang stabil,  tentunya dalam hal ini berkaitan dengan penambahan pasokan daya listrik,” kata Usman.

Usman menambahkan, “akibat kurangnya pasokan listrik, imbasnya adalah sering banyaknya alat elektronik rumah tangga, yang baru beberapa bulan saja sudah rusak. Ini kan yang membuat kesal Kami,” tambah Usman.

Baca juga:  Sinergi Merah Putih dan GPN 08 Sukabumi Siap Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo

“Untuk memenuhi itu semua solusi nya adalah penambahan daya pasok listrik. Hal tersebut sudah dilakukan oleh PLN namum sayangnya pembangun tower nya tersendat, akibat adanya penolakan dari Cakra Mas,” lanjut Usman.

“Nah hari ini Kami dapat info, pihak PLN dan BPN sudah mulai bergerak untuk mengukur lahan buat titik kordinat T32 dan T33. Makanya Kami datang kesini untuk mengawal pengukuran tersebut,” tutur Usman.

Senada, Sekjen GPN 08 Sihabudin mengungkapkan, kehadiran ormasnya dalam proses pengukuran lahan yang dilakukan oleh PLN dan BPN lebih kepada pendampingan untuk masyarakat Sukabumi Selatan.

“Betul, Kami hari ini datang untuk mengawal serta memastikan, bahwa proses pengukuran lahan ini berjalan dengan aman, lancar dan tertib,” kata Budi sapaan akrab Sihabudin, kepada jurnalis wartain.com, Kamis 20/02/2025.

Baca juga:  Peringati HUT Haornas Ke 39, Kodim 0607 Kota Sukabumi Gelar Upacara

“Tidak ada kepentingan apapun, ini murni membela masyarakat Pajampangan yang sering mati lampu secara tiba-tiba akibat kekurangan pasokan daya listrik. Kasihan mereka sudah bosan, hampir setiap hari mati lampu,” tegas Budi.

Ditanya soal kehadiran anggota GPN 08 ke lokasi pengukuran lahan mencapai puluhan orang, Budi menjelaskan, pihaknya hanya sebatas membantu aparat keamanan saja dan memastikan bahwa PSN berjalan dengan normal.

“Listrik ini kan bagian dari Proyek Strategi Nasional (PSN). Salah satu Asta Citanya Presiden kan ketahanan energi, jadi tidak ada alasan proyek pembangunan tower ini harus mandeg,” jelas Budi.

“Kami pastikan, semua PSN yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus kita kawal dan amankan,” pungkas Budi.

Pos terkait