Kades Babakan Panjang Tidak Ikut Ke Bali dan Jogja, Ini Alasannya

Pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas lembaga desa di Desa Babakan Panjang Kecamatan Nagrak.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Desa (Pemdes) Babakan Panjang Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi, perlu diapresiasi. Pasalnya belum lama ini pemerintah desa mengelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi Lembaga Desa Babakan Panjang.

Peningkatan kapasitas Lembaga Desa yang menggunaan anggaran Dana Desa (DD) tersebut dilaksanakan di Aula Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak sebagai pengganti kegiatan studi banding ke Jogja dan Bali.

“Jadi dana untuk kegiatan studi banding ke Bali dan Jogja kemarin itu, saya gunakan untuk kegiatan peningkatan kapasitas Lembaga Desa Babakan Panjang,” ujar Kepala Desa Babakan Panjang, Nagrak, Saepuloh kepada Lingkarpena.id Rabu (21/12/22).

Baca juga:  Desa Gandasoli Alokasikan 63 Persen DD Tahun 2021 untuk BLT

Menurut Kepala Desa Babakan Panjang, mereka yang mengikuti peningkatan kapasitas diantaranya dari LPM, Karang Taruna Desa, Kader Posyandu. Dan setelah kegiatan peningkatan Lembaga Desa kemudian dilanjutkan peningkatan kapasitas bagi perangkat desa.

“Ya, daripada biayanya dipake saya ke Bali dan Jogya anggaran abis dipake saya sendirian, mending dipake untuk kegiatan peningkatan kapasitas Lembaga Desa dan perangkat Desa,” jelas Saepuloh.

Baca juga:  Rumah Warga Nagrak Sukabumi Ambruk, Ini Nasib Satu Keluarga?

Lanjut Kades, ” Dilain pihak lembaga-lembaga desa itu karena dulu dibentuk, mereka harus tau tugas dan fungsi kerja mereka, untuk berperan aktif di masyarakat. Ya karena mereka itu mitra Kepala Desa,” sambungnya.

Dengan begitu kata Kades, pasca dilakukan peningkatan kapasitas lembaga desa tersebut diharapkan semua lembaga bisa bermitra dengan kepala desa untuk bersama-sama memajukan daerah Babakan Panjang ke depan.

Baca juga:  DLH Sukabumi Tindak Lanjuti Keluhan Warga soal Tumpukan Sampah di Babakan Jayanti

“Jadi setelah dilakukan kegiatan peningkatan kapasitas ini saya berharap setiap lembaga pro aktif dalam mendukung pembangunan untuk memajukan Desa Babakan Panjang secara bersama-sama. Hal yang sangat mustahil jika memajukan daerah cuma oleh seorang Kepala Desa tanpa dukungan dari stakeholder atau lembaga desa yang ada,” tandasnya.

 

Pos terkait