LINGKARPENA.ID | Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyambut positif komitmen Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), yang berencana memberikan dukungan anggaran bagi pembangunan infrastruktur jalan di Sukabumi. Hal itu ia sampaikan usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 pada Rabu (10/9/2025).
Dede mengungkapkan, keterbatasan anggaran selama ini menjadi kendala utama dalam mempercepat peningkatan kualitas jalan. Setiap tahun, anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp100-150 miliar. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan untuk mencapai target 95 persen kemantapan jalan dalam lima tahun ke depan.
“Dengan pernyataan dari Pak Gubernur, di 2026 kita harapkan anggarannya bisa meningkat. Sebab dengan kondisi anggaran saat ini, target akan sulit tercapai,” kata Dede.
Berdasarkan catatan Dinas PU, hingga akhir 2024 tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sukabumi baru mencapai 60,58 persen. Masih ada sekitar 555 kilometer jalan yang masuk kategori tidak mantap dan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkab Sukabumi.
Menurut Dede, keberadaan jalan yang layak bukan sekadar soal kenyamanan, tapi juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Dukungan dari Pemprov Jabar pun dinilainya sebagai angin segar bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Pembangunan jalan di Sukabumi butuh kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Kami berharap realisasi bantuan anggaran bisa terealisasi di 2026 agar target 95 persen kemantapan jalan tidak hanya jadi wacana,” ujarnya.
Dengan tambahan alokasi anggaran, Dinas PU optimistis mampu mempercepat pembangunan jalan, terutama di wilayah yang selama ini terisolasi akibat kondisi jalan rusak dan tidak memadai.
Reporter : Rijal
Editor : Redaksi






