Keripik JDN Cidolog Hasil Karya Bukti Dari Kaum Millenial yang memiliki Kompetensi Ekonomi

Keripik Juragan Dermawan Nusantara (KJDN) yang berlokasi di Kampung Tugu RT 012/005 Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Mampu Bersaing Hingga ke pasar Luar Negeri. Foto: Istimewa.

LINGKARPENA.ID I Keripik Juragan Dermawan Nusantara (KJDN) yang berlokasi di Kampung Tugu RT 012/005 Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, mampu bersaing hingga ke pasar luar negeri.

Dari informasi yang dihimpun Lingkarpena.id di lapangan, keripik tersebut berdiri sejak bulan oktober tahun 2022. Diketahui ownernya berasal dari kalangan muda sekaligus kelompok Petani millenial, dan yang menjadi alasan membuat keripik tersebut ingin memanfaatkan sumber daya pertanian yang ada.

Perlu diketahui Keripik JDN asal Desa Cipamingkis tersebut sudah dipasarkan mulai dari dalam kota, luar kota hingga Ekspor ke Negri Jiran Malaysia hingga hari ini masih berjalan.

Baca juga:  Rumah Kakek Ludes Terbakar di Cibitung Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Adis Sudrajat selaku pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kampung Tugu mengatakan, hal tersebut dilakukan karena salah satu upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia yang ada di lingkungan produksi menjadi ladang ekonomi untuk mendapatkan penghasilan para kaum millenial.

“Untuk alur proses memproduksi olahan kripik cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak biaya, terutama di bahan baku bisa di katakan tidak harus merogoh kocek banyak hanya untuk upah pengambilan bahan baku saja di area kebun,” kata Adis kepada Lingkarpena.id, Kamis (17/02/2023).

Baca juga:  Mahasiswa STH Pasundan Sukabumi Galang Dana untuk Korban Bencana Tanah Longsor Caringin

Selain itu sambung dia, bahan baku untuk membuat keripik dari Jenis pohon pisang yang sudah ditentukan bisa diperoleh jenis pohon pisangnya yakni Kole, kepok dan Manggala.

“Sedangkan untuk proses pengolahan sangat higienis, disertakan resep bumbu yang khusus di UMKM kami, sehingga menghasilkan citra rasa yang sangat nikmat dan gurih,” terangnya.

Baca juga:  AKBP Dedy: Ingatkan Tak Ada Eforia Wisata, Ganjil Genap di Level 2 Sukabumi Masih Diberlakukan

Adapun kemasanmya tambah dia, kami sudah memiliki logo dan Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) berserta sertifikat halalnya, sementara kemasannya sudah diproses melalui packing.

“Saya berpesan untuk kaum muda millenial walaupun diujung Negri ketika ada kemauan pasti ada jalan, tetap menciptakan karya. semua itu cerminan dari perilaku dan jati diri seseorang, integritas seseorang bisa dibuktikan dengan Kompetensinya mulai dari bakat, minat, talenta dan perilaku,” pungkasnya.

Pos terkait