Ketua DPRD Sukabumi Budi Azhar Mutawalli Ucapkan Selamat Harlah NU ke-103, Tegaskan Komitmen Menjaga Persatuan Bangsa

Gambar Istimewa

LINGKARPENA.ID | Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawalli, S.IP, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103. Peringatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat nilai keagamaan, serta membangun peradaban yang berakhlak mulia.

Dalam pernyataannya, Budi Azhar Mutawalli menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama selama lebih dari satu abad telah menjadi pilar penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. NU tidak hanya berperan sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang konsisten menjaga moderasi beragama, memperjuangkan kemerdekaan, serta membangun harmoni di tengah masyarakat.

Baca juga:  Puncak Satu Abad NU, Bupati Marwan: Jaga Kekompakan dan Terus Berkontribusi untuk NKRI

Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, peringatan Harlah NU tahun ini dinilai sangat relevan dengan tantangan bangsa saat ini. Menurutnya, NU memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, membina umat, dan menguatkan karakter generasi muda agar tetap berpijak pada ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Budi juga menegaskan bahwa semangat perjuangan para ulama terdahulu harus terus menjadi inspirasi dalam membangun daerah, termasuk Kabupaten Sukabumi. Ia berharap, sinergi antara ulama, umaro, dan seluruh masyarakat dapat terus diperkuat demi menciptakan kehidupan yang damai, sejahtera, dan berkeadilan.

Baca juga:  Hadiri Pelantikan, Ketua DPRD: Igornas Miliki Posisi Strategis Ciptakan Atlet

“Selamat Harlah Nahdlatul Ulama. Semoga NU terus menjadi penjaga persatuan umat dan bangsa, serta tetap konsisten mengawal Indonesia menuju peradaban yang mulia,” ungkapnya.

Peringatan Harlah NU ke-103 ini menjadi pengingat bahwa peran organisasi keagamaan sangat penting dalam memperkuat fondasi moral bangsa. DPRD Kabupaten Sukabumi pun mendukung penuh upaya-upaya yang mendorong terciptanya masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

Baca juga:  Yayasan Jampe dan Amal Produktif Akan Perbaiki Jembatan Gantung yang Viral di Sukabumi

Dengan semangat satu abad lebih pengabdian, NU diharapkan terus hadir sebagai penyejuk umat, penjaga nilai kebangsaan, serta penggerak pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama. (adv)

Pos terkait