Klarifikasi Ketua Pelaksana Panitia Pembangunan Gedung MUI, Hingga Penyelesaian Pebayaran Penyegelan

FOTO: Pertemuan antara pihak Kontraktor dan MUI terkait polemik pembangunan gedung MUI berlangsung di Cisaat, Senin (13/4).[dok.lp]

LINGKARPENA.ID | Ketua Pelaksana Panitia Pembangunan Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Muh. Afrizal Adhi Permana menyampaikan klarifikasi terkait polemik pembangunan Gedung MUI yang dinyatakan mangkrak oleh beberapa pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Afrizal menyatakan bahwa pembangunan Gedung MUI belum bisa dinyatakan mangkrak karena proses evaluasi masih terus berjalan.

“Pertama, kami ingin meluruskan bahwa sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada, pembangunan Gedung MUI belum bisa dinyatakan mangkrak karena proses masih berlanjut. Evaluasi masih terus berjalan, sehingga prosesnya masih terus berjalan dan pembangunan masih lanjut,” ungkap Afrizal

Beliau juga memastikan bahwa keuangan MUI ada di rekening, kami dapat pastikan bahwa keuangan aman. Sebelum menyelesaikan beberapa item pekerjaan hasil dari pada laporan pihak konsultan tidak dapat dicairkan sebulan ada penyelesaian.

Polemik yang terjadi di lapangan, menurutnya, adalah dinamika yang ada dan diharapkan tidak menjadi isu yang tidak benar.

“Kami berharap dalam waktu dekat, gedung ini bisa terselesaikan,” katanya.

Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 89,9%. Namun masih ada tertahan kurang lebih 13% yang belum dibayarkan oleh pihak owner MUI pada Menkon karena masih ada pekerjaan yang masih belum selesai hasil evaluasi,” tandasnya.

Terkait penyegelan, sub kontraktor CV Elegan Pratama Mandiri Agus menjelaskan saat perskon, pihaknya telah mendapatkan kesimpulan kejelasan pembayaran.

Dari pihak Menkon CV Sayaka Berkah Utama, dibuat kesepakatan bersama disaksikan para pihak akan dibayar pada hari Kamis tanggal 16 April 2026.

Agus menandaskan, setelah kesepakatan ini, segel akan dibuka oleh dirinya sendiri tanpa disaksikan pihak manapun. “Tapi jika hari kamis tidak terjadi pembayaran maka dirinya akan melakukan aksi penyegelan kembali,” pungkasnya.

Pos terkait