LINGKARPENA.ID | Kegiatan Konferensi ke 3 Majelis Wakil Cabang ( MWC ) Nahdathul Ulama ( NU ) Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi digelar di Pondok Pesantren Roudhotul Ilmi, Desa Sirnasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu ( 31/7/2024 ).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sukabumi Dr. Drs. KH. ES. Mubarok, Msc, Ketua Rois Suriyah MWC NU Surade KH. Ahmad Sidik, Pengasuh Ponpes Roudhatul Ilmi Hamdil Almurdani, unsur Forkopimcam Surade, MUI, DMI, PAC Iqomah Surade, UPZ Surade, OKP, Ormas Pemuda Pancasila, serta undangan lainnya.
Dalam acara itu hadir pula peserta sidang sebanyak 60 orang, terdiri dari 5 orang pengurus ranting tiap desa. Ansor dan Banser yang dibantu Fatayat serta muslimat turut dilibatkan dipelaksanaan kegiatan tersebut
Hamdin Almurdani selaku pengasuh pondok pesantren Roudhotul Ilmi juga selaku Ketua PAC GP Ansor Surade, dalam sambutannya menuturkan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada jajaran MWC NU Kecamatan Surade dan pengurus PC NU Kabupaten Sukabumi yang berkenan hadir langsung ke acara tersebut.
“Kami berharap doa dan keberkahan dari para kiayi NU yang senantiasa berkhidmat terhadap NU. Semoga pada kegiatan konferensi ini menciptakan regenerasi kepengurusan MWC NU Surade yang lebih baik,” ucap Hamdin.
Camat Surade U Suryana, SIP,Kp,Msi., saat memberi sambutan meyampaikan, dirinya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Lebih lanjut katanya, NU memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Organisasi ini aktif dalam pembangunan nasional, menciptakan stabilitas politik, dan berkontribusi dalam merumuskan kebijakan nasional. Keterlibatan NU dalam politik juga telah memberikan suara yang kuat bagi umat Muslim di Indonesia.

Sementara Danramil Surade Kapten Arm Witono saat didaulat untuk memberikan sambutannya mengatakan, saat ini memang tidak ada perang secara nyata, tetapi kita jangan terbuai dan lengah oleh kemajuan teknologi yang akan mengancam akhlak dan karakter bangsa. Tak sedikit generasi muda kita yang sudah tak mengenal lagi pondasi dasar negara yang telah dirumuskan para ulama terdahulu.
Lanjut Witono, NU sebagai warisan sejarah dan perjuangan Islam di Nusantara, akan terus menjadi pilar keagamaan dan perjuangan dalam membangun negara yang kuat dan berkeadilan. Gerakan ini mengajarkan pentingnya persatuan, keadilan, dan kedamaian dalam kehidupan beragama dan bernegara.
“Kita sebagai pewarna harus bersatu padu dan bangkit. Kita jangan di Nina bobokan oleh kemajuan teknologi, apalagi kemajuan teknologi tanpa filter,” tegasnya.
Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Sukabumi Dr. Drs. KH. ES Mubarok, Ms, saat memberi sambutan mengatakan, Nahdathul Ulama terus beradaptasi dan berkembang untuk menghadapi tantangan masa depan. Organisasi ini akan tetap menjadi kekuatan yang menjaga persatuan umat Muslim, memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial dan mendorong dialog dan kerukunan antaragama.
“NU akan terus berperan dalam pembangunan masyarakat yang inklusif, adil, dan berlandaskan pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil’alamin,” tandasnya.
Hasil Pemilihan Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Masa Khidmat 2024-2029, KH. Ahmad Sidik sebagai Rois Syuriah, dan K. Ahmad Baidhowi Mishbah sebaiknya Ketua Tanfidziyah.






