Korban Tenggelam Sungai Cipelang Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

FOTO: Tim SAR Gabungan saat evakuasi Jasad Aas korban tenggelam Sungai Cipelang dan ditemukan di Sungai Cimandiri wilayah Gunungguruh, Sabtu (16/11/24).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Tim SAR Gabungan yang dimpin Danpos SAR Sukabumi Suryo Adianto dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Cipelang Sukabumi pada hari Ketiga Sabtu, 16 Nopember 2024 membuahkan hasil.

Korban ditemukan sekitar 70 kilometer dari tempat kejadian dimana dinyatakan hilang dan tenggelam. Korban ditemukan sekitar pukul 10:00 wib. Saat ditemukan korban Aas (72) Tahun warga Lembursitu Kota Sukabumi ini sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kepada Lingkar Pena Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, saat ditemukan korban dalam keadaan posisi telungkup dan terjepit di bebatuan di Sungai Cimandiri.

“Korban saat kami temukan sudah meninggal dunia. Lokasi korban ditemukan tepatnya di wilayah Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi (tepat Belakang PT SCG. 70 kilometer dari titik lokasi korban hilang,” jelas Suryo, kepada Lingkar Pena Sabtu (16/11) melalui telepon.

Baca juga:  Pria Ditemukan Gantung Diri di Kota Sukabumi

Dijelaskan Danpos SAR Sukabumi, dalam pencarian hari Ketiga korban tenggelam Sungai Cipelang Sukabumi, pihaknya melibatkan sekitar 50 Personel. Jumlah personel tersebut merupakan SAR Gabungan dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Korban Aas, setelah ditemukan kemudian kami evakuasi dan langsung dibawa ke Rumah Skait Umum Daerah RSUD Syamsudin SH, Kota Sukabumi guna kepentingan medis,” jelas Suryo.

Korban tenggelam berana Aas (72) Tahun ini merupakan warga Kampung Pasarsaptu, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi. Korban dinyatakan hilang pada Kamis (14/11) kemarin di Sungai Cipelang, tepatnya di Kampung Pasarsaptu RT 14/18 Kelurahan Lembursitu.

“Pencarian korban dilakukan sejak Kamis, pencarian hari Kedua Jumat korban belum ditemukan. Alhamdulillah pada hari Ketiga korban dapat ditemukan. Pencarian korban kami pecah menjadi tiga Tim. Ada tim susur darat, perahu Rafting dan Penyelaman,” tambah Suryo.

Baca juga:  PMI Asal Sukabumi Meninggal di Korsel, Bupati Siap Bantu Pemulangan Jenazah

Pada hari sebelumnya dikatakan Suryo, terdapat beberapa kendala dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Cipelang. Tim terkendala cuaca hujan, kemudian debit air yang tinggi sehingga menyulitkan pencarian korban.

Suryo menjelaskan, pencarian korban tenggelam tim susur darat sudah mencapai kawasan SCG. Namun hingga pukul 15:00 WIB kemarin, Ketiga tim pencarian korban tenggelam belum menemukan titik korban.

“Iya, dengan debit air besar menjadi kesulitan kita di lapangan. Jika airnya deras ada kemungkinan korban hanyut terbawa arus. Mudah-mudahan pencarian di hari Kedua ini mendapatkan titik terang dan korban bisa ditemukan,” singkat Suryo.

Baca juga:  Jejak Buaya di Sungai Cibatu, Warga Sekarwangi Dibuat Cemas Usai Hujan Deras

Sementara Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat menambahkan, untuk pencarian korban seluruhnya sudah diserahkan kepada ahlinya yaitu SAR Sukabumi. Namun demikian pihak BPBD Kota tidak lepastangan begitu saja.

“Ya, secara keseluruhan pencarian korban tenggelam di Sungai Cipelang Sukabumi ini kami tetap ikut andil. BPBD Kota merekomendasikan satu orang untuk mendampingi. Iya, korbannya ini kan warga Kota Sukabumi. Semoga korban cepat ditemukan,” seperti dijelaskan Novian pada Kamis (15/11) kemarin.

“Terima kasih kepada Tim SAR Gabungan terutama Pak Suryo dari Basarnas Perwakilan Sukabumi dalam pencarian korban tenggelam warga Lembursitu Kota Sukabumi ini. Akhirnya pada hari Ketiga ini korban bisa ditemukan,” singkat Novian.

Pos terkait