LINGKARPENA.ID | Acara Syukuran Nelayan di Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dihentikan panitia. Keputusan itu diambil setelah adanya kejadian, seorang warga setempat, Dedi Iskandar (67), saat sedang menari Jaipong bersama sinden tiba tiba tak sadarkan diri.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (23/9), sekira pukul 18.15 WIB. “Sekitar 15 menit menari, tiba-tiba korban terjatuh dan tidak sadarkan diri,” ujar Kepala Desa Sangrwayang, Muhtar.
Korban langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Setelah ditangani medis, Dedi dinyatakan meninggal dunia.
“Kata pihak keluarga memang korban memiliki riwayat penyakit jantung dan paru paru,” ujar Muhtar.
Informasi dihimpun, dilokasi yang sama beberapa penonton mengalami kesurupan. Sementara jenazah Dedi dibawa keluarganya untuk di makamkan di Kampungnya, Cigaru Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Acara syukuran nelayan Sangrawayang ke 2 yang menyuguhkan hiburan wayang golek harus dihentikan panitia. Langkah itu diambil untuk menjaga kondusifitas.
“Iya, karena ada kepanikan dan beberapa penonton mengalami kerasukan, acara terpaksa dihentikan,” pungkas Muhtar.






