LINGKARPENA.ID | Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komunikasi dan pembinaan dengan satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) di berbagai wilayah. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui rapat koordinasi (rakor) yang digelar di kawasan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (20/9/2026).
Rakor tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan yang sebelumnya telah dilaksanakan secara bertahap di sejumlah daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Sukabumi. Untuk wilayah Dapil VI Jampangkulon, kegiatan dipusatkan di Ujunggenteng dan diikuti para pengelola serta perwakilan lembaga pendidikan dari sembilan kecamatan.
Sembilan kecamatan tersebut meliputi Surade, Jampangkulon, Ciracap, Kalibunder, Ciemas, Waluran, Cimanggu, Tegalbuleud, dan Cibitung.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, dan dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Bidang PAUD dan PNF, Kabid KPML beserta para kepala seksi, serta jajaran terkait lainnya.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdik Kabupaten Sukabumi, Cecep Supriadi, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan pembinaan kepada lembaga pendidikan.
Menurut Cecep, rangkaian pembinaan tersebut dilaksanakan mulai dari Dapil I hingga Dapil VI. Khusus kegiatan di wilayah Jampangkulon, pelaksanaannya bertepatan dengan rangkaian touring Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 bertajuk “Ngalongok Dulur di Lembur”.
“Kegiatan pembinaan ini kami laksanakan mulai dari Dapil I, II, III, IV, V, dan terakhir di Dapil VI. Kebetulan untuk Dapil VI dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan touring HJKS ke-156 dengan tema ‘Ngalongok Dulur di Lembur’,” ujar Cecep.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut adalah pembinaan dan pemutakhiran data pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Menurutnya, data pendidikan yang akurat dan terus diperbarui menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan pendidikan.
“Kami bersama tim melaksanakan silaturahmi dan pembinaan terkait data Dapodik, sekaligus menerima masukan dari semua pihak terkait kendala dan permasalahan yang dihadapi di lapangan,” katanya.
Selain membahas Dapodik, Disdik juga memberikan ruang kepada para pengelola lembaga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang ditemui dalam penyelenggaraan pendidikan. Dengan demikian, berbagai kendala yang muncul di lapangan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama.
Cecep berharap komunikasi dan sinergi antara Disdik Kabupaten Sukabumi dengan lembaga PAUD, TK, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dapat semakin kuat.
“Kami berharap kerja sama dengan seluruh lembaga PKBM, PAUD, dan TK dapat terjalin dengan baik. Kami juga langsung melaksanakan pembinaan kepada sejumlah lembaga PAUD dan TK,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Seksi PAUD, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras), Ketua Tim Bidang PAUD dan PNF, pengawas TK, penilik PAUD, penilik kesetaraan, serta perwakilan organisasi mitra pendidikan, di antaranya Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) dan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI).
Melalui kegiatan tersebut, Disdik Kabupaten Sukabumi berharap pembinaan tidak berhenti pada forum koordinasi, tetapi berlanjut dalam komunikasi dan pendampingan di lapangan. Hal itu diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pengelolaan lembaga serta pelayanan pendidikan PAUD dan PNF di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.






