PDIP Gelar Konsolidasi dan Musran Se-Dapil VI Sukabumi, Targetkan 12 Kursi DPRD pada 2029

LINGKARPENA.ID | PDI Perjuangan menggelar rapat konsolidasi sekaligus Musyawarah Ranting (Musran) yang melibatkan pengurus DPC, PAC, pengurus ranting hingga anak ranting se-Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gerbang Mapak, Kelurahan/Kecamatan Jampangkulon, Sabtu (14/3/2026).

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus DPP PDI Perjuangan Prof. (H.C) dr. Ribka Tjiptaning, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Dapil VI Anang Janur, S.Pd., Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, serta para kader PDI Perjuangan dari wilayah VI Jampangkulon.

 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi internal partai yang dilakukan secara rutin setiap lima tahun.

 

“PDI Perjuangan selalu menggelar agenda lima tahunan mulai dari Kongres, Konperda, Konpercap, Musancap hingga Musran. Hari ini kita melaksanakan Musran untuk wilayah Dapil V dan Dapil VI, setelah sebelumnya dilaksanakan di dapil lainnya,” ujar Paoji.

 

Menurutnya, pelaksanaan Musran di Kabupaten Sukabumi dilakukan secara bertahap berdasarkan daerah pemilihan. Ia menyebut kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat paling bawah.

Baca juga:  Memasuki Masa Tenang, Petugas Gabungan Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Kota Sukabumi

 

“Musran ini dilaksanakan di seluruh Kabupaten Sukabumi, namun dibagi per dapil. Kemarin di Dapil III dan IV, sekarang Dapil V dan VI, kemudian dilanjutkan Dapil I dan II,” jelasnya.

 

Paoji menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai politik yang memiliki legalitas dan struktur organisasi yang jelas dari tingkat pusat hingga anak ranting.

 

“PDI Perjuangan bukan partai abal-abal. Legalitasnya jelas dan diakui negara. Dari pusat sampai ranting dan anak ranting memiliki kepengurusan yang resmi,” tegasnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus DPP dalam kegiatan pelantikan pengurus ranting tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi momentum penting bagi kader partai di Sukabumi.

 

“Jarang-jarang pelantikan ranting langsung dilakukan oleh pengurus DPP. Alhamdulillah hari ini Ketua DPP Bidang Kesehatan Ibu Ribka Tjiptaning hadir langsung dan melantik pengurus. Ini menjadi sejarah bagi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Baca juga:  Saprotan dan Sampah Jadi Usulan Prioritas di Reses Kedua Anggota DPRD F-PKB, H Dadang Hermawan

 

Dalam kesempatan tersebut, Paoji juga menegaskan target politik PDI Perjuangan pada Pemilu 2029 mendatang, termasuk upaya merebut kembali kursi di tingkat nasional hingga daerah.

 

“Kami menargetkan kursi DPR RI bisa direbut kembali. Untuk DPRD Provinsi minimal dua kursi, dan untuk DPRD Kabupaten Sukabumi kami menargetkan 12 kursi dari enam dapil,” katanya.

 

Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput.

 

“Kalau target itu tercapai, insyaallah eksekutif juga bisa direbut oleh PDI Perjuangan, baik Bupati maupun Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

 

Terkait dinamika politik nasional, termasuk hengkangnya mantan Presiden Joko Widodo dari partai, Paoji menegaskan hal tersebut tidak mempengaruhi kekuatan internal PDI Perjuangan.

 

“Bagi kami itu tidak menjadi persoalan. PDI Perjuangan tetap solid dan fokus pada kerja-kerja politik untuk rakyat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Pengurus DPP PDI Perjuangan Prof. (H.C) dr. Ribka Tjiptaning mengatakan, kegiatan konsolidasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme organisasi partai yang dilakukan secara berkala.

Baca juga:  Hamzah Gurnita, Reses Perdana PKB: Insentif Guru Ngaji Komitmen yang Diperjuangkan

 

“Kegiatan ini merupakan konsolidasi lima tahunan partai, mulai dari Kongres, Konperda, Konpercap, Musancap hingga Musran. Tujuannya untuk mengevaluasi dan memperkuat kembali struktur partai,” kata Ribka.

 

Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai politik yang memiliki sistem organisasi yang tertata dari tingkat pusat hingga anak ranting.

 

“Kita ini partai politik, bukan gerombolan. Jadi semuanya harus tertib secara organisasi dari DPP sampai anak ranting,” tegasnya.

 

Ribka juga memastikan bahwa dinamika politik nasional tidak mempengaruhi soliditas partai.

 

“Tidak ada pengaruh. Yang penting seluruh kader dari DPP sampai anak ranting tetap solid. Kalau ada yang keluar, masih banyak yang ingin bergabung,” ujarnya.

 

Ia berharap seluruh kader PDI Perjuangan terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat.

 

“Kalau kita terus bekerja dekat dengan rakyat, sesuai perintah Ibu Ketua Umum, dan membangun kedekatan dengan masyarakat, saya yakin kepercayaan rakyat akan tetap ada,” pungkasnya.

Pos terkait