LINGKARPENA.ID – Pemerintah Desa (Pemdes ) Panumbangan, melalui Kepala Desa Lalan Jaelani mengapresiasi setinggi-tingginya dengan terlaksananya rebiosasi. Penanaman pohon yang melibatkan beberapa Instansi Forkopimda Kabupaten Sukabumi tersebut terpusat di Kampung Baru Rt 06/03 Desa Panumbangan, Kecmatan Jampang Tengah, 01 April 2022.
Menurut Kepala Desa Panumbangan mengatakan, kegiatan penanaman pohon ( reboisasi ) dengan jumlah 4500 pohon dimulai puku 09.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB. Menurutnya, reboisasi sendiri digagas Koramil 0622-07 Jampang Tengah, dengan program Jampang Tengah Peduli Sumber Mata Air atau ( Jampe Semar).
Turut hadir dalam kegiatan antara lain, Kasdim 0622/Kab Sukabumi (Mayor Inf Asep Suwanda), Kadis Pertanian ( Tendy Hendrayana ) Camat Jampangtengah ( Unang Suryana ), Danramil Jampangtengah, (Kapten Inf Agus Rahman) Puslatpur Marinir 6 Antralina (Lettu Mar Heruman Johari) Ketua MUI Jampangtengah (K.H Abdul Wahab) Kepala UPTD se- Kecamatan Jampangtengah, Kades Panumbangan (Lalan Jaelani) Anggota Puslatpur Marinir 6 Antralina, Anggota Koramil 0622-07/Kab Sukabumi, Anggota Polsek Jampangtengah, Tokoh masyarakat Pemuda dan Agama, Ormas dan OKP, Santri dan pelajar Jampangtengah, serta warga masyarakat sekitar.
“Saya mewakili seluruh masyarakat desa Panumbangan mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan hari ini. Dengan dilakukan reboisasi didesa Panumbangan diharapkan kedepan daerah ini bisa menjadi kawasan yang subur akan ketersediaan air,” terangnya.
Kegiatan reboisasi ini dilaksanakan di lahan HGU PT. Bumiloka Swakarya dengan luas lahan yang akan direboisasi seluas kurang lebih 5 hektare yang didalamnya terdapat sumber mata air.
“Jenis pohon yang di tanam tadi adalah pohon Ketapang, kencana, dengan jumlah kurang lebih 4500 pohon,” tuturnya.
Sementara itu Camat Jampangtengah, Unang Suryana menyampaikan, kegiatan ini diawali dari inovasi pemerintah Kecamatan Jampangtengah yang berkolaborasi dengan Porkopimcam Jampangtengah dengan inovasinya (Gerbang Jamparing) yang salah satunya adalah Jampe Semar.
“Sebanyaak 4500 pohon sudah dikirim ke Desa Panumbangan untuk ditanam guna menjaga ketersediaan air dalam tanah yang semakin berkurang saat ini,” jelas Camat.
Dirinya juga ucap erima kasih kepada Danramil Jampangtengah atas ijin dari Dandim 0622 yang sudah mendukung program reboisasi ini.
“Menanam penting, akan tetapi memelihara tidak kalah pentingnya dan kami titipkan kepada Kades beserta jajarannya serta masyarakat sekitar untuk memeliharanya,” tandasnya.
Hal yang sama disampaikan Kadis Pertanian Tendy Hendrayana menambahkan, saat ini susahnya untuk mencari ketersedian air salah satunya air tidak bisa diserap oleh tanah dikarenakan pohon yang tumbuh sudah berkurang dan hutan yang sudah gundul.
“Jadi kegiatan ini sangat penting untuk menjaga keterserdian air tanah yang semakin berkurang saat ini,” terangnya.
“Saya ucapkan terimakasih dukungan dari Pak Danramil atas ijin dari Bapak Dandim sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik. Dengan 4500 pohon yan ditanam diharapkan kedepan bisa menjadi 9000 pohon. mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi masyarakat yang lain untuk mau menanam pohon,” pintanya.
Ditambahkan Kasdim 0622/Kab Sukabumi, Mayor Inf Asep Suwanda, kegiatan hari ini kita akan melakukan penanaman kembali dikawasan-kawasan sumber mata air yang merlukan adanya pohon. Hal ini kita lakukan demi menjaga keseimbangan ekosistem dilingkungan. Selaian dari pada itu telah kita ketahui diera moderen seperti sekarang ini kendaraan bermotor dan pabrik-pabrik yang mengeluarkan asap dan limbah semakin banyak.
“Saya rasa dengan menanam pohon terdapat manfaat yang kita ambil, diantaranya yaitu; tersediannya oksigen yang cukup, persediaan air dalam tanah bisa awet dan saat kemarau tiba, tempat kita tidak akan cepat mengalami kekeringan. Selain itu lingkungan lebih sejuk, populasi hewan yang hidup di pohon tertentu dapat terjaga,” timpalnya.
lanjutnya, saya sampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh aparatur pemerintahan Jampangtengah para tokoh dan lembaga swadaya masyarakat serta seluruh lapaisan masyarakat atas komitmen dan kerjasama yang baik dalam upaya peningkatan kwalitas lingkungan hidup.(*)






