Pemuda Asal Cicacap Sukabumi Diduga Alami Gizi Buruk

Dadan (29 tahun) warga Kampung Panggilingan Desa Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi | Istimewa

LINGKARPENA.ID | Dadan pria berusia (29 tahun) warga asal Kampung Panggilingan Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, hidup tak layak pemuda pada umumnya.

Betapak tidak, nasib yang dialami membuat Dadan tidak seperti pemuda seusianya. Dadan bertahan hidup dan beraktivitas dengan menggunakan kedua tangannya untuk bisa berjalan.

Pemuda asal Kecamatan Ciracap saat ini bertahan hidup bersama ibunya Aas (62 tahun) yang sudah lama ditinggal mati sang suami. Mereka tinggal di gubug sederhana dengan kondisi yang sangat memperihatinkan. Rumah berdinding bilik bambu dengan kondisi atap yang sudah pada bolong akibat dimakan usia.

Baca juga:  KUA Ciracap Tunjukkan Kekompakan di Peringatan Hari Santri Nasional 2025
Dadan saat berama Ibunya Mak Aas, di rumahnya | Ist

“Kondisi anak Emak seperti ini sejak Dadan duduk di bangku sekoah dasar SD kelas 4. Memang anak Emak ini awalnya mengidap penyakit asma,” kata Mak Aas kepada wartawan di Ciracap, belum lama ini.

Meski belum mendapat keterangan resmi dari hasil diagnosa kesehatan, banyak yang mengira bahwa Dadan tersebut mengalami gangguan gizi buruk atau pengidap gizi buruk. Namun ibundanya Dadan tidak mengetahui secara keseluruhan soal medis.

Baca juga:  Awas! Penipuan Berkedok Kapolres Sukabumi Beredar

“Emak ah tidak tahu anak emak ini sakit apa? Yang emak tau dia sejak kelas 4 SD mempunyai gejala asma. Kemudian kondisinya jadi lumpuh. Dan sekarang seperti ini keberadaanya,” tutur Mak Aas menambahkan.

Pemuda asal Ciracap itu bertahan hidup dan beraktivitas hanya mengandalkan sang Ibu yang sudah kondisi renta. Jika Dadan keluar rumah untuk berjalan ia menggunakan kedua tangannya.

Rumah milik Mak Aas dimana ia tinggal bersama Dadan | ist

“Emak hanya bisa pasrah dengan keadaan. Iya, ini sudah nasib Emak dan anak emak mungkin. Mau brobat emak tidak punya biaya. Jangankan untuk berobat ke dokter, buat makan sehari-hari saja cukup sulit,” tandasnya.

Baca juga:  Kades Cisolok Sebut Pemerintah Kurang Perhatian

Kondisi Dadan seperti itu banyak warga menyebut karena diduga mengidap gizi buruk. Tapi informasi itu masih belum benar baru bersifat dugaan, karena belum ada hasil diagnosa secara medis oleh dokter ahli gizi. Namun kebanyakan warga karena melihat kondisi fisik Dadan dan mereka menyebut itu faktor gizi buruk.

Pos terkait