Kepala Desa Talagamurni, Chefi Hikmat Ramadhan (kanan) ketika diwawancara kemarin, Kamis (04/03/2021) di kantornya.

Penerima BLT DD di Kabupaten Sukabumi Dipangkas

EKONOMI KABUPATEN SUKABUMI UMUM

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Perubahan regulasi untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Kabupaten Sukabumi sudah diketuk palu oleh pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan putusan itu, penerima BLT DD Sukabumi dipangkas.

“Bupati Sukabumi sudah putuskan soal regulasi baru untuk BLT DD. Ya, jika melihat aturan yang baru dipastikan ada penurunan bagi penerima KPM,” kata Kepala Desa (Kades) Talagamurni, Chefi Hikmat Ramadhan, kepada lingkarpena.id Kamis, (04/03/2021).

Baca juga:  PT SCG Dukung Gerakan 100 Persen ODF Bangun Toilet Sehat Gandeng Kodim 0607

BACA JUGA: Jembatan Gantung Selesai, Kades Kertamukti: PR ke Depan Jalan Setapak

Dengan regulasi baru, diperkirakan terdapat kurang lebih 29,6% terjadi pengurangan penerima bantuan ditiap-tiap desa.

Harapan Kades Chefi, masyarakat bisa menerima keputusan itu. Dipastikan ada beberapa penerima manfaat di tahun 2021 yang namanya terisolir.

BACA JUGA: Begini Cara Pemdes Bantargadung Tangani Stunting di Wilayahnya

Baca juga:  Warga Desa Neglasari Cairkan BST Tahap Ke 5-6 Rp 600 Ribu

“Data penerima manfaat tahun 2020 di Desa Talagamurni sebanyak 142 orang. Nah, dengan aturan regulasi baru, sudah jelas sebagian penerima manfaat akan kehilangan haknya. Diprediksi sekitar 42 nama penerima manfaat tahun ini di desa Talagamurni akan gugur,” pungkasnya.

Lebih lanjut Kades Chefi menegaskan bukan tidak ingin mengupayakan penerima manfaat di tahun lalu agar menerima di tahun ini. Jika dipaksakan juga Kades muda yang energik ini bingung mau pake sumber anggaran dari mana.

Baca juga:  Desa Kuat Indonesia Maju dan Berdaulat Dibahas Dalam Rakercab II DPC PDIP Kabupaten Sukabumi

Reporter: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan