Penyadap Gula Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa di Sukabumi

Almarhum Hodin (74) warga Desa Purwasedar Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi, saat berada di rumah duka sebelum di kebumikan.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Nasib nahas menimpa, Lanjut Usia (Lansia) bernama Hodin (74) warga Kampung Solokanpari, RT 09/02, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Korban meninggal dunia, setelah jatuh dari pohon kelapa, Selasa (28/02/2023).

Menurut Humas SARDA Kabupaten Sukabumi, Noyief Naretsya mengatakan, berdasarkan laporan dari pemerintah Desa Purwasedar, peristiwa terjadi saat korban yang berprofesi sebagai penyadap gula tersebut tengah memanjat pohon kelapa untuk mengambil nira untuk dijadikan bahan baku gula.

Baca juga:  Cuitan Artis Ruben Onsu Direspon Cepat Polres Sukabumi, Begini Tulisnya!

“Kakek lansia tersebut sedang beraktivitas di tempat sadapan gula. Karena faktor cuaca dan musim hujan. Diduga pohon kelapa yang dipanjat oleh korban ini, licin. Sehingga, korban langsung jatuh,” kata Noyief kepada Lingarpena.id melalui sambungan telepon.

Lanjut dia, korban pertama kali ditemukan terkapar di tanah, oleh anaknya yang diketahui bernama Gunawan. Korban diduga jatuh di pohon kelapa yang memiliki ketinggian sekitar 12 meter.

Baca juga:  Menyoal Kasus Dugaan Pengeroyokan Bocah SD, Kapolres Sukabumi Kota: Periksa 15 Saksi

“Iya kejadiannya sekira pukul 11.00 WIB. Korban, saat ditemukan oleh anaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa atau meninggal dunia,” ungkapnya.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, korban langsung dievakuasi oleh pihak keluarganya dan warga setempat untuk dilakukan pemulasaraan.

“Untuk lokasi TKP korban terjatuh itu, jaraknya ada sekitar 500 meter dari lokasi rumah korban. Memang, di lokasi kejadian banyak pohon kelapa yang kerap dijadikan warga sebagai penyadap gula,” pungkasnya.

Baca juga:  Tak Pakai Helm Saat Berkendara, Polisi Berikan Teguran Pengendara di Bunderan Sukaraja

Pos terkait