Rumah Saepudin di Kampung Cihideung Curugkembar, akibat pergeseran tanah pada Minggu (07/11). [Foto: Suryana p2bk]

Pergeseran Tanah Terjadi di Curugkembar Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat, Pemilik Sudah Diungsikan

KABUPATEN SUKABUMI PERISTIWA

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Bencana pergeseran tanah kembali terjadi di Desa Kecamatan Curugkembar Kabupaten Sukabumi terjadi Minggu 7 November 2021. Peristiwa bencana pergeseran tanah terjadi sekitar pukul 15:30 WIB saat hujan deras di wilayah Kecamatan Curugkembar.

Pergeseran tanah terdapat di Kampung Cihideung RT 02/01 Desa Curugkembar. Akibatnya rumah milik Saepudin 1 ‘satu’ Kepala Keluarga yang dihuni 3 jiwa mengalami rusak berat akibat retakan tanah tersebut.

Baca juga:  Tidak Bisa Menunjukkan Ijin Penginapan, Dewan Tegur Toserba Selamat

Petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Curugkembar segera berkoordinasi dengan muspika dan relawan bencana setempat. Melakukan asesmen dan meninjau langsung lokasi bencana pergeseran tanah di Kampung Cihideung Desa Curugkembar itu.

“Pergeseran tanah dugaan sementara diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi dan tanah yang labil. Pemilik rumah saat ini sudah mengungsi ke rumah saudaranya,” ujar P2BK Curugkembar, Suryana, seperti yang disampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Klaim Asuransi Korban Laka Laut Minajaya Dalam Proses 

Dikatakan Suryana, pergeseran tanah atau retakan yang terjadi sekitar panjang 9 meter. Rongga retakan yang terdapat pada rumah Saepudin antara 10-20 sentimeter dan terjadi di beberapa ruang rumah.

“Ukuran rumah korban sendiri 9 meter kali 7 meter. Retakan terjadi di ruang keluarga, ruang dapur dan toilet. Hampir seluruh lantai setiap ruangan terdapat retakan akibat pergeseran tanah. Belum disimpulkan akibat dari kerugian materi,” tambah Suryana.

Baca juga:  Minta Kades Mundur dari Jabatannya, Warga Tenjolaya Bikin Petisi dan Geruduk Kantor Kecamatan Cicurug

 

Reporter: Aris Wanto
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan