SUKABUMI – Pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah dan program kerja birokrasi. Lebih dari itu, diperlukan keterlibatan aktif masyarakat serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh elemen sosial hingga tingkat paling bawah. Dalam konteks tersebut, peran Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Hal itu ditegaskan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat menghadiri kegiatan Membangun Sinergi Menuju Benteng Berseri yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kelurahan Benteng, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki menekankan bahwa pembangunan Kota Sukabumi harus memiliki landasan moral yang kuat, yakni kejujuran, amanah, dan keadilan. Menurutnya, ketiga prinsip tersebut bukan sekadar nilai normatif dalam penyelenggaraan pemerintahan, melainkan fondasi utama untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pembangunan Kota Sukabumi harus dilandasi kejujuran, amanah, dan keadilan. Sinergi antara pemerintah, RT/RW, dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh warga,” ujar Ayep Zaki.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran RT/RW dan para pelaku usaha, untuk mengambil bagian secara aktif dalam proses pembangunan daerah. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari seberapa banyak program pemerintah direalisasikan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat terlibat, merasakan manfaat, serta memiliki kesadaran bersama untuk menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat harus dibangun melalui komunikasi, koordinasi, serta pembagian peran yang berjalan secara berkesinambungan. Dalam hal ini, RT dan RW memiliki posisi strategis karena menjadi unsur kelembagaan masyarakat yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.
Keberadaan RT/RW tidak hanya berkaitan dengan pelayanan administrasi dan penyampaian informasi pemerintahan, tetapi juga menjadi penghubung aspirasi masyarakat, penggerak partisipasi sosial, serta bagian penting dalam menjaga keharmonisan dan ketertiban lingkungan.
Selain mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan melestarikan lingkungan. Kesadaran kolektif dalam merawat lingkungan, menurutnya, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan kawasan permukiman yang tertata, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Warudoyong dan Lurah Benteng. Agenda itu juga dirangkaikan dengan pembukaan acara serta penyerahan simbolis atribut RT/RW sebagai bentuk penguatan peran kelembagaan masyarakat di tingkat kewilayahan.
Penyerahan atribut tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap eksistensi RT/RW sebagai bagian dari struktur sosial yang memiliki tanggung jawab penting dalam membantu penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di lingkungan masyarakat.
Lebih jauh, semangat Benteng Berseri perlu dimaknai sebagai gerakan bersama yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, semangat tersebut harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata melalui penguatan kepedulian sosial, kebersihan lingkungan, partisipasi warga, serta hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Pada akhirnya, pembangunan kota bukan hanya tentang menghadirkan perubahan secara fisik, melainkan juga membangun kesadaran kolektif, memperkuat kepercayaan publik, dan menumbuhkan tanggung jawab bersama.
Melalui kolaborasi yang terbangun dari tingkat RT/RW hingga pemerintah daerah, Kelurahan Benteng diharapkan mampu menjadi bagian dari gerakan pembangunan Kota Sukabumi yang lebih inklusif, tertata, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sebab, kota yang berseri tidak lahir hanya dari kebijakan di atas meja pemerintahan, tetapi tumbuh dari kesadaran masyarakat yang bergerak bersama, menjaga lingkungan, dan membangun masa depan dari lingkungannya sendiri.






