LINGKARPENA.ID | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Sukabumi di sektor pertanian. Jaenal Abidin, petani milenial asal Kampung Sukasirna, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, sukses mengharumkan nama daerah setelah meraih peringkat keenam nasional pada ajang Young Ambassador Agriculture (YAA) 2026.
Ketua Umum komunitas Waluran Green Farmer (WGF) tersebut berhasil melewati persaingan ketat dengan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dalam ajang yang digelar Kementerian Pertanian RI melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), bekerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) serta Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP).
Pengumuman grand final berlangsung di Kompleks Surya Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Rabu (20/5/2026) malam, yang turut dihadiri Kepala BPPSDMP Kementan, dr. Idha Widi Arsanti.
Jaenal menjadi satu-satunya wakil dari Kabupaten Sukabumi sekaligus Jawa Barat yang berhasil masuk jajaran peserta terbaik nasional. Dari total 30 finalis yang lolos ke tahap akhir, seleksi kembali dilakukan hingga menyisakan 20 besar nasional.
“Penjurian dilakukan secara offline sejak Selasa malam hingga Rabu sore. Alhamdulillah saya bisa menjadi satu-satunya wakil Jawa Barat yang berhasil dikukuhkan di tingkat nasional,” ujar Jaenal kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).
Ia mengaku capaian tersebut tidak lepas dari dukungan banyak pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Dinas Pertanian, BPP Waluran, Forkopimcam, pemerintah desa, hingga anggota Waluran Green Farmer.
Menurut Jaenal, sektor pertanian memiliki peluang besar untuk dikembangkan oleh generasi muda melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi. Ia pun mengajak kalangan milenial agar tidak ragu menekuni dunia pertanian.
“Anak muda harus berani terjun ke pertanian dan terus berinovasi. Jangan mudah menyerah, karena pertanian memiliki masa depan yang sangat besar,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Waluran, Yusup Suherlan, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih Jaenal Abidin. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Waluran dan Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah kami sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian Jaenal Abidin yang berhasil masuk grand final nasional. Ini luar biasa karena beliau menjadi satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Sukabumi dan Jawa Barat. Kehadirannya menjadi bukti bahwa anak muda mampu menjadi role model di sektor pertanian,” ungkap Yusup kepada lingkarpena. id, Kamis ( 21/05 ).
Ia menilai keberadaan Jaenal sangat selaras dengan program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan nasional. Terlebih saat ini minat generasi muda di sektor pertanian dinilai mulai berkurang.
“Jaenal sudah membuktikan melalui karya dan inovasinya bahwa kaum muda bisa sukses di bidang pertanian, bahkan mampu menjadi inspirasi bagi petani senior. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi pemuda lainnya,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin. Ia menyebut Jaenal sebagai sosok inspiratif yang mampu membawa nama baik Sukabumi di level nasional.
“Selamat dan sukses kepada Jaenal Abidin atas prestasi sebagai peringkat enam Young Ambassador Agriculture 2026 tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi petani muda lainnya di Kabupaten Sukabumi,” ujar Aep.
Menurutnya, pertanian bukan hanya sekadar profesi, tetapi bagian penting dalam menjaga ketahanan dan masa depan pangan bangsa.
“Pencapaian ini diharapkan dapat mendorong semangat petani muda untuk mewujudkan kemandirian pangan dan swasembada berkelanjutan. Semoga Jaenal terus sukses menjadi duta pertanian muda yang inspiratif, inovatif, dan unggul,” tandasnya.
Diketahui, komunitas Waluran Green Farmer berdiri sejak 2022 dan aktif mengembangkan berbagai inovasi pertanian, khususnya budidaya bibit cabai dan penguatan pertanian milenial di wilayah Pajampangan Kabupaten Sukabumi.






