LINGKARPENA.ID | Papan nama pada Kantor Unit Pelayanan Perpustakaan (UPP) Surade, yang berlokasi di Jalan Raya Cibarehong RT 11/12, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menuai komentar warga. Pasalnya, plang nama yang berdiri tegak di pinggir jalan Cibarehong itu hanya tinggal papannya tanpa ada tulisan sedikit pun.
Kondisi itu terkadang membuat pengunjung baru yang hendak berurusan dengan Unit Pelayanan Perpustakaan kebingungan. Kondisi ini sudah berlangsung lama. Dan seperti ada pembiaran. Padahal untuk membuat tulisan pada plang nama yang masih kokoh itu tidak akan memakan biaya mahal. Dengan biaya dibawah Rp 500 ribu saja bisa kelar.
Wati (17), salah satu pelajar di sekolah kejuruan di wilayah Pajampangan mengaku pernah kebingungan saat ia pertama kalinya berkunjung ke Unit Pelayanan Perpustakaan (UPP) Surade.
“Saya dulu sebelum tahu lokasinya pernah mencari cari UPP, bahkan sempat bolak balik. Untung waktu itu ada warga yang memberitahu,” ujarnya.
Kondisi serupa dialami dua orang pelajar. Pada Kamis (17/2025), kedua pelajar itu bolak balik disekitar Jalan Raya Cirangkong. Keduanya menengok kiri kanan jalan seperti mencari sesuatu. Entah alasan apa mereka lalu melaju ke arah Jampangkulon. Setelah berhasil lingkar pena id kejar, keduanya mengatakan bahwa mereka hendak meminjam buku ke UPP Surade.
“Saya mencari kantor perpustakaan tapi tidak ketemu. Kata orang orang dekat SPBU. Tadinya saya mau bertanya tapi malu,” ujarnya.
Kepala UPP Surade, Jajang Nurjaman, saat dikonfirmasi mengatakan, terkait tidak adanya tulisan pada plang tersebut pihaknya sudah melaporkannya. Bahkan pelaporan itu sudah dua kali dilakukan.
“Saya sudah dua kali melaporkan kondisi itu, bahkan pelaporannya sudah dua kali. Saya kurang tahu pasti alasannya. Dan saya disini hanya mengelola, tidak punya kewenangan anggaran,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, Aisyah, saat dihubungi melalui ponselnya mengatakan, plang nama tersebut sedianya akan diperbaiki tahun ini, tapi karena efisiensi belum ada anggarannya.
“Plang nama UPP sedianya akan diperbaiki tahun ini, tapi karena efisiensi, belum kebagian,” pungkasnya.






