Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Karangtengah Cibadak

LINGKARPENA.ID | Peristiwa angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (25/12/2025) pagi menyebabkan sebuah pohon suren tumbang dan menimpa rumah milik Ade Burhan. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB di Kampung Benda RT 01 RW 06, Desa Karangtengah.

 

Informasi yang dihimpun dari Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (P2BK) Kecamatan Cibadak menyebutkan, pohon suren berukuran besar roboh akibat terpaan angin kencang dan menimpa satu unit rumah milik warga bernama Ade. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total sembilan jiwa.

 

Akibat kejadian tersebut, bagian atap rumah mengalami kerusakan dengan kategori rusak sedang. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah dipastikan selamat.

Baca juga:  Pencuri Gondol 9 Besi Pelat Milik PU Kabupaten Sukabumi, Ini Lho Harga Satuannya

 

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, P2BK Cibadak langsung melakukan peninjauan dan asesmen ke lokasi kejadian. Penanganan dilakukan bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sukabumi, pemerintah desa, unsur Forkopimcam Kecamatan Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta dibantu warga setempat.

 

Koordinator P2BK Kecamatan Cibadak, Daming Umbara, mengatakan bahwa langkah cepat dilakukan untuk memastikan situasi aman dan mencegah dampak lanjutan.

 

“Setelah menerima laporan, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan Forkopimcam, TRC BPBD, pemerintah desa, dan unsur lainnya. Pohon tumbang sudah berhasil ditangani dan dievakuasi bersama warga,” jelas Daming Umbara kepada lingkarpena. id, Kamis ( 25/12/2025 ).

Baca juga:  Truk Terperosok, Sopir Terjepit dan Tewas ditempat

 

Ia mengungkapkan, meskipun kondisi cuaca saat itu terlihat cerah, angin kencang datang secara tiba-tiba dan cukup kuat sehingga menyebabkan pohon tumbang.

 

“Cuaca memang terpantau cerah, namun hembusan angin kencang terjadi secara mendadak. Hal ini menunjukkan bahwa potensi bencana tetap ada dan masyarakat harus selalu waspada,” ujarnya.

 

Selain penanganan fisik di lokasi, petugas juga memberikan imbauan kepada warga sekitar agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi rumah-rumah yang berada di dekat pohon besar atau area rawan bencana.

Baca juga:  Dua Ruko di Cibadak Sukabumi Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai Rp100 Juta

 

Saat ini, P2BK Cibadak masih melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian material yang ditimbulkan. Untuk sementara, kebutuhan bantuan darurat yang diperlukan adalah bahan material guna perbaikan atap rumah yang rusak.

 

“Data yang kami sampaikan masih bersifat awal atau sementara. Jika ada tambahan informasi sesuai perkembangan di lapangan, akan segera kami laporkan kembali. Kami juga mengajukan kebutuhan bantuan material agar rumah warga terdampak bisa segera diperbaiki,” tambah Daming.

 

P2BK Cibadak mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, khususnya di musim penghujan, serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pos terkait