LINGKARPEN.ID | Warga berharap pembagunan proyek peningkatan jaringan irigasi Cikahuripan, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, bisa selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan.
Proyek peningkatan irigasi ini, nantinya akan akan sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani untuk mengairi ratusan hektar sawah yang terletak di dua desa yaitu Desa Girijaya dan Desa Ciseuseupan, Kecamatan Nagrak.
“Saya berharap pekerjaan pembangunan ini berjalan dengan baik dan tepat waktu. Tentu manfaatnya bakal dirasakan oleh warga masyarakat. Ya baik petani dan warga lainnya yang membutuhkan aliran air irigasi ini,” ungkap, Rahmad salah satu petani di Desa Girijaya, Senin (18/06/2022) kepada Lingkarpena.id.
Lanjutnya, saat ini kami memang kesulitan air untuk mengairi sawah karena adanya pembangunan. Namun kami yakin kedepannya air akan mengalir dengan lancar karena sudah ada perbaikan irigasi.
“Mudah-mudahan, Kontraktor pelaksanaan pekerjaan irigasi ini bisa menyelesaikan dengan baik dan tepat waktu,” harapnya.
Semetara itu, Ujang Nusi juru pengawas pengairan irigasi Cikahuripan UPTD Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi mengatakan, bendungan irigasi Cikahuripan adalah peninggalan zaman Belanda yang dibangun pada tahun 1929.
Menurutnya, saat ini kondisi jaringan irigasi dalam tahap pembangunan. Dan sudah hampir 30 persen selesai dibangun baik yang ada pada titik kiri maupun kanan.
“Saya selaku petugas lapangan terus melakukan pengawasan dan monitoring pekerjaan pembangunan irigasi Cikahuripan sampai saat ini. Dan hasilnya, berjalan dengan baik, lancar, mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu tanpa ada kendala,” kata dia.
Dikatakan, dengan ada nya peningkatan irigasi Cikahuripan nantinya ratusan hektar sawah akan teraliri air dengan baik, sehingga produktivitas padi dan tanaman pertanian lain bisa meningkat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten Sukabumi yang telah memberikan bantuan untuk peningkatan irigasi Cikahuripan,” timpal Rudi mengakhiri.