PWI Sukabumi Jalin MoU dengan Garment PT Dasan Pan Pacific Indonesia

Sebagai bentuk ucapan terima kasih Mr. Lee saat memberikan Kue kepada Ketua PWI Kabupaten Sukabumi Asep Solihin usai penandatanganan MoU kerjasama.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Guna mempertahankan usaha padat karya saat ini menjadi perjuangan besar bagi pengusaha dalam mengoperasikan bisnis yang sangat terasa berat. Namun itu semua merupakan suatu tantangan bagi para pengusaha. Salah satunya PT Dasan Pan Pacific indonesia yang merupakan salah satu perusahaan beorientasi dibidang garment,Perusahaan asal Korea dengan pasar ekspor berdomisili di Desa Bojonglongok Kecamatan Parakansalak, juga merasakan perjuangan yang sama.

Kondisi saat ini sama seperti perusahaan padat karya lainnya sangat tidak mudah mempertahankan usahanya. Namun disisi lain meski bergulat dengan perjuangan tersebut tentunya mengurus lebih dari 4000 karyawan.

Perusahaan ini masih bisa mau menjalin hubungan baik dengan organisasi wartawan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Sukabumi yang merupakan salah satu organisasi wartawan yang tercatat di Dewan Pers. Jalinan tersebut diwujudkan dalam pertemuan langsung antara PWI kabupaten Sukabumi dengan Manajemen PT Dasan Pan Pacific Indonesia.

Baca juga:  Lahan Kritis Mengancam Krisis Air, Ekonomi dan Kesehatan di Sukabumi, Reboisasi Begitu Penting
Momentum foto bersama antara Mr. Lee bersama Ketua dan jajaran PWI Kabupaten Sukabumi.| ist

Dalam acara tersebut hadir Mr. Lee Sukmin selaku direktur dari perusahaan PT Dasan Pan Pacific Indonesia yang didampingi beberapa perwakilan perusahaan. Pertemuan dengan organisasi wartawan tersebut dilakukan di hari Kamis tanggal 16 Maret 2023.

Palam pertemuan tersebut perusahaan juga menyampaikan kesan yang sangat bangga dapat menjalin MoU dengan organisasi wartawan PWI Kabupaten Sukabumi. “Peran wartawan mampu mempromosikan dan mempublikasikan penguasa hingga tahap internasional, guna mempertahankan usaha agar tetap berjalan dan beroperasi,” jelas Mr. Lee Sukmin, dalam pertemuan secara terbatas dengan PWI Kabupaten Sukabumi di kawasan Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kamis (16/3/23).

Diakuinya oleh Mr Lee Sukmin warga asli Korea yang cinta dengan budaya sukabumi itu  bahwa keberadaan perusahaan padat karya saat ini sangat bermanfaat karena dapat menampung banyaknya ribuan tenaga kerja untuk bekerja, sehingga harapannya perusahaan perlu tetap dijaga oleh semua pihak agar tetap beroperasi usahanya.

Baca juga:  Audiensi PWI dan Pemkab Sukabumi, Sekda: PWI Bisa Menjadi Jembatan Komunikasi Efektif Antara Pemerintah dan Masyarakat

“Ya jika kita tidak jaga dan dipertahankan bersama-sama justru usaha padat karya ini nanti bisa tutup. Ya pasti berdampak pada penganguran yang besar dong,” imbuhnya.

Sementara Ketua PWI yang dikenal akrab dengan nama sapaan Kang Avhes juga menyambut itikad baik perusahaan yang mau menjalin hubungan baik dengan PWI kabupaten sukabumi. Menurutnya sebagai mitra, pastinya organisasi wartawan punya peran penting untuk memajukan dunia usaha selain mempublikasikan juga sebagai mitra pendukung kelangsungan usaha.

Dalam pertemuan tersebut juga hadir Pengurus bidang advokasi PWI kabupaten sukabumi sekaligus sebagai lawyer perusahaan serta tim advokasi Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) di Kabupaten sukabumi dan Pengurus Bidang Advokasi DPP Apindo Jawa Barat, Bahtera Gurning yang dikenal Bang Gurning.

“Tentu saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peran perusahaan di masyarakat begitu bermanfaat khususnya sangat membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran. Tentunya sangat ideal jika ada dukungan dari organisasi wartawan. Ini sangat pas dan pasti sangat membantu pengusaha dalam menjalankan usahanya.” tambah Bang Gurning.

Baca juga:  Kadiskominfo dan Kadisdagin Berkunjung ke PWI Kabupaten Sukabumi, Ini yang Jadi Pembahasan

Bang Gurning sangat mengapresiasikan kedua pihak dalam menjalin hubungan positif itu dan kedepannya dia yakin dapat terus berjalan dengan konsep silahturahmi yang saling menguntungkan satu sama lain.

Di tambahkan oleh Bayu T Saputro yang juga merupakan tim advokasi dari kantornya Bang Gurning juga menyatakan hal yang sama. Dikatakan Bayu, kondisi usaha bidang garment saat ini sangat sulit.

“Jadi semua pihak harus bahu membahu untuk mempertahankan usaha agar tetap berjalan dengan baik. Kami sangat berharap masa sulit bagi pengusaha akan dapat dilewati dan semua akan indah pada waktunya,” sambungnya.(*)

Pos terkait