LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi tancap gas mempersiapkan sektor pariwisata jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, di Pendopo Sukabumi, Rabu (10/12/2025).
Kadis Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, mengatakan rakor tersebut penting untuk menyatukan langkah seluruh pihak terkait. Menurutnya, Nataru menjadi momentum strategis untuk menggenjot pergerakan ekonomi daerah melalui sektor wisata.
“Libur Nataru adalah peluang besar untuk meningkatkan pergerakan ekonomi daerah. Karena itu, kami mendorong para pelaku wisata dan masyarakat untuk bersama menciptakan suasana wisata yang tertib, aman, nyaman, dan meninggalkan kesan positif,” ujarnya.
Ali menegaskan pelayanan dan kesiapan destinasi wisata menjadi perhatian utama. Pihaknya meminta seluruh pengelola wisata memastikan standar kebersihan, keamanan, dan kenyamanan terpenuhi selama masa liburan panjang.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi memastikan berbagai persiapan di lapangan telah dimatangkan, mulai dari infrastruktur pendukung hingga skema pengamanan wisatawan.
“Berbagai infrastruktur pendukung, termasuk jalur transportasi menuju destinasi wisata, sudah kami siapkan. Pemkab Sukabumi juga menyiapkan titik-titik pengamanan untuk memastikan kelancaran arus wisatawan,” kata Andreas.
Ia menegaskan pemerintah daerah telah menyiapkan skema pengamanan terpadu agar masyarakat yang berlibur merasa aman dan nyaman.
“Dengan kesiapan yang matang, kami ingin wisatawan menikmati suasana Kabupaten Sukabumi tanpa kendala berarti,” tegasnya.
Dalam rakor tersebut, Wabup juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat penerapan unsur Sapta Pesona. Mulai dari keamanan, ketertiban, kebersihan, hingga keramahan dinilai menjadi kunci meningkatnya kualitas kunjungan wisatawan.
“Harapannya, wisatawan yang memilih Sukabumi sebagai tujuan liburan akhir tahun dapat membawa pulang pengalaman yang menyenangkan dan berkesan,” pungkasnya.
Editor : Redaksi






