LINGKARPENA.ID | Sejumlah pengunjung Pasar tradisional Surade Kabupaten Sukabumi keluhkan adanya tumpukan sampah yang sudah berhari hari dibiarkan tanpa penanganan. Lokasi tumpukan sampah tersebut berdekatan dengan pemukiman warga Kampung Cihideung, Kelurahan Surade.
Pantauan lingkarpena dilapangan, setiap hari volume sampah makin meningkat. Menurut informasi, tumpukan sampah tersebut bukan berasal dari warga pasar melainkan sampah warga setempat yang membuang ke TPS tersebut.
“Itu bukan sampah dari warga pasar tetapi sampah dari warga disini yang membuang ke TPS, kebetulan TPS nya berdekatan dengan lingkungan pasar,” ujar salah seorang pedagang yang menolak ditulis namanya.
Keluhan serupa pun dilontarkan warga lainnya. Sala seorang warga Kampung Kateu Kelurahan Surade, menuturkan sampah di pasar kembali menumpuk, dan mengeluarkan aroma tak sedap.
“Tempo hari sampah di TPS yang ada di pintu keluar arah Kampung Cisarua bersih, sekarang menumpuk kembali. Tolong kepada pengelola untuk segera ditangani,” ujar H. Asep
Keluhan serupa datang dari Kakan (43), warga Kampung Gunungbatu, Desa Gunungbatu, Kecamatan Ciracap, ia tak habis pikir sudah tiga hari melihat tumpukan sampah di pintu masuk Utara belum juga ditangani.
Kepala UPTD Pasar Surade, Heri menuturkan, tumpukan sampah di pintu masuk arah Utara, adalah sampah dari warga sekitar, bukan sampah warga pasar. Untuk sampah pasar, kata Heri, sudah dikelola oleh CV. Mutiara.
“Tumpukan sampah yang ada di dekat pemukiman warga adalah sampah dari warga sekitar, karena sampah dari warga pasar sudah dikelola oleh CV. Mutiara,” jelas Heri, Senin (30/9/2024) malam.






