Seorang Lansia di Surade Sukabumi Tewas Terpanggang Api

FOTO: Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra dan anggota saat melakukan identifikasi di lokasi rumah yang terbakar dan menewaskan pemiliknya pada Jumat (27/12/24).| Dok: Jajang S

LINGKARPENA.ID | Satu unit rumah panggung di Kampung Banjaran RT 15/05, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat, 27 Desember 2024, terbakar hebat.

Akibat peristiwa itu sang pemilik rumah, atas nama H. Taufik (95) Tahun menjadi korban dan meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut.

Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, S.Pd kepada lingkar pena.id menuturkan, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 05.30 WIB. Dan penyebabnya diduga berasal dari percikan api rokok.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari percikan bara api rokok. Akibat kebakaran itu kondisi rumah rata dengan tanah,” ujar Iptu Ade.

Baca juga:  Akibat Korsleting Listrik, Rumah Warga Cisuren Palabuhanratu Terbakar Hebat

Diungkapkan Iptu Ade, kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Menurut saksi atas nama Rendi (32) melihat kobaran api dibagian tengah rumah korban, tepatnya di kamar korban dan langsung merambat ke bangunan lainnya.

Melihat kejadian tersebut kemudian saksi Rendi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran Posko Surade.

“Sekitar pukul 06.15 WIB api berhasil dipadamkan oleh 1 (satu) Unit Mobil Pemadam Kebakaran dari Posko V Surade dibantu oleh warga sekitar dengan kondisi bangunan sudah habis terbakar,” tandas Iptu Ade.

Baca juga:  Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Warungkiara Sukabumi Ludes Terbakar

Sementara keterangan keluarga korban, almarhum tinggal di rumah tersebut seorang diri sejak istrinya, Hj Iti, meninggal dunia tiga tahun lalu. Segala kebutuhan hidup almarhum dibiayai oleh anak anaknya.

“Setiap malam kami bergiliran menginap di rumah almarhum. Saat kejadian yang menginap yaitu adik saya, Hj. Bedah. Kami setiap menginap disana, sebelum waktu shalat subuh sudah pulang,” ujar Pendi, anak ke lima almarhum.

Baca juga:  Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Pabuaran Sukabumi, Damkar Terkendala Lokasi

Lanjut kata Pendi, saat kejadian api dengan cepat menghanguskan bangunan berbahan kayu itu sehingga ia tidak sempat menyelamatkan ayahnya.

“Saat kejadian saya menduga ayah kami sedang tidur, sebab kalau ia bangun pasti bisa keluar dan pintu rumah pun saat itu dalam posisi terbuka,” ujar Pendi.

Almarhum H Taufik dikebumikan tidak jauh dari lokasi kediamannya yang terbakar.| Jajang S

Setelah semuanya selesai jenazah beres disolatkan, hari ini juga almarhum dimakamkan di sekitar lokasi kejadian.

Pos terkait