Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Pabuaran Sukabumi, Damkar Terkendala Lokasi

LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah milik warga di Kampung Cijamu, RT 013/006, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, hangus dilalap api pada Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Rumah berukuran 4×6 meter milik Ibu Maskanah tersebut terbakar saat pemilik tengah berada di sawah.

 

Api diketahui sudah membesar ketika warga melihat kobaran api dari bagian atap rumah. Meskipun warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual, api dengan cepat menghanguskan bangunan berikut isi di dalamnya, termasuk padi dan pakaian.

Baca juga:  Kebakaran Lahan PT. Yanita Marinjung Di Cikakak Sukabumi

 

P2BK Pabuaran, Rida Agung Yogasmara, mengatakan bahwa laporan kebakaran diterima pada pagi hari dan tim langsung menuju lokasi. Namun medan menuju titik kebakaran sangat menyulitkan.

 

“Akses jalan menuju lokasi sempit, menanjak terjal, dan rusak sehingga menyulitkan proses penanganan. Pemilik rumah juga tidak berada di tempat saat kejadian karena sedang ke sawah, sehingga api sudah membesar saat diketahui warga,” ujar Rida.

Baca juga:  Kapolsek Palabuhanratu dan Kades Citepus Bahas 'Makam Palsu'

 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Satu keluarga yang terdampak terdiri dari Sarip (45), Susi (35), serta dua anak mereka, Silvi (15) dan Sani (13). Seluruhnya selamat, namun mengalami kerugian materi akibat rumah dan barang-barang yang hangus terbakar. Nilai kerugian masih dalam proses perhitungan.

 

Sementara itu, Danpos Damkar Pos IX Sagaranten, Yusuf, menegaskan bahwa unit pemadam tidak dapat mencapai lokasi kebakaran karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan dilalui mobil damkar.

Baca juga:  Polisi Evakuasi Jasad Pria Dalam Minibus di Parkiran Minimarket Cireunghas

 

“Mobil pemadam tidak bisa masuk karena aksesnya sangat sempit dan terjal. Petugas hanya bisa membantu dari titik terdekat, selebihnya penanganan dilakukan secara manual bersama masyarakat,” jelas Yusuf.

 

Cuaca cerah saat kejadian tidak berpengaruh signifikan terhadap penyebaran api, namun dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik. Unsur yang terlibat dalam penanganan di antaranya Damkar Sagaranten, aparat kecamatan dan desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, masyarakat sekitar, serta P2BK Pabuaran.

Pos terkait