LINGKARPENA.ID | Kabaglog TNI, Mayjen TNI Lin Nofrianto, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk meninjau progres pembangunan Jembatan Merah Putih di Sungai Cikarang, Desa Mekarmukti, Sabtu (6/12/2025).
Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan oleh Satgas Darurat Jembatan TNI di bawah penanggung jawab Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int, dan dihadiri sekitar 100 orang.
Sejumlah pejabat TNI turut hadir, di antaranya Brigjen TNI Mahfud Ghozali dari Mabes TNI, Kolonel Czi Bima (Dirbinkonbangmil Pusziad), Kolonel Inf Jacky Ariesto (Paban Ster TNI), Kolonel Laut (P) Agus Izudin, S.T (Paban VI Taswilnas Ster TNI), Letkol Czi Deni (Dandenzibang Bogor), Tim Teknisi, serta jajaran Kodim 0622. Hadir pula unsur Forkopimcam Waluran, Kepala UPTD PU Wilayah VI Jampangkulon, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam peninjauannya, Mayjen TNI Lin Nofrianto menekankan pentingnya pembangunan jembatan ini bagi mobilitas warga. Ia menyebut jembatan sebelumnya rusak akibat derasnya arus sungai sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk akses anak sekolah dan warga yang hendak berobat.
“Ini sangat penting, karena kemarin sudah ada jembatan di sini, namun dengan arus yang deras akhirnya jembatan putus. Nilai ekonomisnya besar, terutama bagi anak-anak yang setiap hari melintasi jembatan ini untuk sekolah. Mereka sampai harus melepas sepatu. Ibu-ibu yang hendak berobat pun terkendala,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan kembali jembatan tersebut merupakan perintah langsung dari Panglima TNI sebagai tindak lanjut instruksi Presiden. Pasukan Zeni dari Batalyon TP diturunkan untuk menyelesaikan pembangunan dalam waktu satu bulan ke depan.
“Melihat nilai ekonomisnya, kami diperintah Bapak Panglima TNI untuk melaksanakan pembangunan. Ini juga merupakan perintah langsung dari Bapak Presiden. Kami harapkan pembangunan selesai dalam satu bulan ke depan, insya Allah,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Waluran, Yusup Suherlan, mewakili pemerintah dan masyarakat mengapresiasi pembangunan kembali jembatan gantung Bojongkoneng tersebut. Ia menuturkan bahwa jembatan yang menghubungkan Desa Mekarmukti dan Desa Sirnasari itu merupakan akses vital yang hancur akibat bencana pada Maret 2025.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Waluran dan masyarakat Desa Mekarmukti mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, TNI AD, Kodim 0622, dan semua pihak atas pembangunan ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan sangat vital bagi akses pendidikan, pertanian, dan kesehatan masyarakat. Pembangunan ulang ini, kata Yusup, menjadi harapan besar bagi warga dua kecamatan yang selama ini terdampak kerusakan jembatan.
Kunjungan kerja Kabaglog TNI berlangsung lancar dan menjadi momentum penting percepatan pembangunan infrastruktur penghubung di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.






