LINGKARPENA.ID | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi melakukan penanganan sampah di kawasan objek wisata Ujunggenteng pada Minggu (12/4/2026). Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya volume sampah pasca libur Lebaran dan panjangnya arus kunjungan wisatawan ke wilayah pesisir selatan.
Dalam pelaksanaannya, DLH menurunkan dua unit armada pengangkut sampah lengkap dengan personel yang dilengkapi peralatan kerja. Pembersihan difokuskan di titik-titik keramaian wisata, termasuk kawasan Ujunggenteng dan Pantai Cibuaya yang sebelumnya sempat dipenuhi tumpukan sampah.
Kepala UPTD DLH Wilayah Jampangkulon, Aluh, mengatakan bahwa penanganan sampah di kawasan wisata menjadi prioritas pihaknya selama momentum libur panjang. Selain menjaga kebersihan, hal ini juga dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para wisatawan.
“Sejak pasca Lebaran, kami memprioritaskan penanganan sampah di kawasan wisata, termasuk Ujunggenteng. Hari ini kami menurunkan dua unit armada untuk memastikan sampah dapat segera terangkut,” ujarnya.
Aluh menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penanganan rutin di lokasi wisata, terutama saat lonjakan pengunjung terjadi. Ia juga mengimbau kepada para wisatawan agar turut menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengajak seluruh pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan. Gunakan tempat sampah yang tersedia atau bawa kembali sampahnya. Kebersihan kawasan wisata adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Menjelang sore hari, kondisi kawasan wisata Ujunggenteng dan Cibuaya tampak jauh lebih bersih. Tumpukan sampah yang sebelumnya terlihat di sejumlah titik berhasil diangkut dan dibersihkan oleh petugas.
Gerak cepat DLH ini pun mendapat apresiasi dari para wisatawan. Salah seorang pengunjung asal Bogor, Rina (32), mengaku senang melihat kondisi pantai yang kembali bersih.
“Alhamdulillah sekarang sudah bersih, jadi lebih nyaman untuk berwisata. Terima kasih kepada petugas yang sudah bekerja cepat,” ungkapnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan wisatawan lainnya yang berharap upaya ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, serta diimbangi dengan kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan wisata. (adv).






