LINGKARPENA.ID | Fenomena unik mewarnai gelaran Festival Terambyar 2026 yang berlangsung di Stadion Suryakencana, Kota Sukabumi, Minggu (19/4/2026). Ribuan penonton yang memadati area konser tampak kompak mengenakan jas hujan plastik di tengah guyuran hujan deras, menciptakan pemandangan tak biasa sekaligus membawa berkah tersendiri bagi para pedagang.
Acara yang dimulai sejak pukul 13.30 WIB itu tetap dipadati pengunjung. Hingga pukul 15.00 WIB, hampir setengah lapangan stadion telah dipenuhi penonton yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Jakarta, Bogor, Cianjur, hingga Sukabumi.
Meski hujan turun cukup deras, semangat penonton tak surut. Mereka tetap bertahan, bergoyang, dan bersorak menikmati alunan musik dari para penampil.
Di balik kemeriahan tersebut, pedagang jas hujan plastik justru meraup keuntungan berlipat. Firman, salah satu pedagang, mengaku penjualannya meningkat drastis dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah, dengan adanya Festival Terambyar ini jualan saya jadi sangat laris. Biasanya sehari paling hanya 10 sampai 15 pieces, sekarang bisa tembus puluhan lusin,” ujarnya penuh syukur.
Ia pun berharap kegiatan serupa terus digelar ke depannya.
“Saya doakan yang punya acara ini mendapat keberkahan, acaranya sukses dan sesuai harapan,” tambahnya.
Sementara itu, antusiasme juga datang dari para penonton. Riva, pengunjung asal Takokak, Cianjur, mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan penampilan band favoritnya secara langsung.
“Saya sengaja datang bersama teman-teman ke sini untuk nonton konser langsung. Hujan bukan masalah, yang penting bisa lihat penampilan band favorit,” ungkapnya.
Ia bahkan sudah datang sejak siang hari demi mendapatkan posisi terbaik di area penonton.
“Saya datang dari siang. Walaupun hujan, tetap semangat. Yang penting bisa lihat langsung penampilan mereka,” tambahnya.
Festival Terambyar 2026 tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat kecil. Di tengah hujan yang mengguyur, semangat penonton dan berkah bagi pedagang menjadi bukti bahwa acara ini benar-benar menghadirkan “banyak rasa” bagi semua yang terlibat.






