Sindikasi Pergerakan Rakyat Jabar Dukung Polda Tegakan Hukum Atas Aksi GMBI, Buya Royani: Presisi Harus Dilaksanakan Baik

LINGKARPENA.ID – Masyarakat Jawa Barat yang mayoritasnya adalah masyarakat Sunda dengan kultur budayanya yang sopan. Selalu menjaga kedamaian memiliki budaya saling menghormati kepada siapapun dengan toleransi yang tinggi dan sangat egaliter.

Namun, menjadi kaget ketika terjadi bentrokan sampai terjadi aksi anarkis dalam aksi GMBI di depan Mapolda Jabar beberapa waktu lalu. Kami sangat prihatin sampai terjadi aksi perusakan sampai simbol patung ‘Maung’ di depan Polda dinaiki oleh salah satu pengunjuk rasa. Sehingga melukai perasaan hati para anggota Polri di Polda Jabar.

Baca juga:  Longsor Ancam Rumah Warga Curugkembar Sukabumi 

KH. Buya Royanudin salah satu Tokoh Ulama dan Budayawan Jawa Barat, dalam FGD serta Konferensi Pers Sindikasi Pergerakan Rakyat Jabar, meminta Penegakan Supremasi Hukum Sikapi Aksi GMBI di depan Mapolda Jabar ditegakkan. Hal itu disampaikan di Resto King Raos Jalan Jalur Sukabumi, Senin (31/01/2022).

“Kenapa bisa terjadi aksi anarkis di bumi Pasundan yang selalu menjaga kedamaian? Aksi beringas ditengah masyarakat yang menjunjung tinggi sopan santun saling menghormati sesama warga masyarakat. Ini harus menjadi evaluasi dan refleksi kita semua, apakah ada yang salah?,” ujar Buya Royani, kepada wartawan.

Baca juga:  Antusias Sambut Wagub, Mesti Terbatas PPKM Darurat: Mak Eha Dibuat Terharu

Menurut Buya, siapapun yang salah, supremasi hukum harus selalu dijunjung tinggi. Aksi perusakan dalam aksi GMBI tersebut harus dituntaskan dengan cepat sesuai hukum dan keadilan. Pelaku perusakan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku. GMBI juga tidak lepas ada kekurangan dan kelebihan. Insiden ini merupakan salah satu komponen anak bangsa yang harus dibina dan diarahkan.

“Ini merupakan salah satu fakta realita yang ada di bangsa ini,” ungkap KH. Buya Royani, juga merupakan Budayawan Jawa Barat, asal Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Hasil Bamus ini Agenda Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi

Selain itu menurut Buya, awal persoalan yang menjadi penyebab terjadinya aksi unjuk rasa GMBI ke Mapolda Jabar yakni kasus pembunuhan anggota GMBI di Karawang yang harus cepat dituntaskan. Sebab siapapun yang terlibat menjadi otak dan jaringannya atas kasus pembunuhan anggota GMBI harus di proses hukum. Langkah ini untuk menjaga kehormatan dan wibawa POLRI di mata rakyat Indonesia kedepannya.

Pos terkait