Surga Wisata yang Terbengkalai di Sukabumi Selatan, Ini Diantaranya

LINGKARPENA.ID | Ada banyak tempat wisata di Sukabumi Selatan (Pajampangan) yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga. Sayangnya, tak semua tempat wisata mampu bertahan hingga sekarang. Beberapa tempat wisata yang dulu terkenal dan ramai pengunjung sekarang terbengkalai. Faktor penyebabnya sangat beragam. Salah satunya adalah lemah dalam tata kelolanya.

 

Setidaknya ada dua tempat wisata di Pajampangan yang kini nasibnya memperihatinkan. Tempat wisata itu adalah Curug Cigangsa di Kecamatan Surade, dan Panorama Cikondang di Kecamatan Cimanggu. Kedua objek wisata yang dulunya sempat jadi primadona, kini sepi pengunjung.

Baca juga:  Mahasiswa dari 13 Negara Kunjungi CPUGGP, Wabup: Selamat Datang di Palabuhanratu 

 

Objek wisata Panorama Cikondang terletak di Kampung Cikondang RT 06/02 Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu. Pada tahun 2000 an menjadi tempat ideal berlibur bersama keluarga. Berjarak sekitar satu kilometer dari Kantor Desa Cimanggu.

 

Aminah (47) warga Kecamatan Cimanggu yang mengaku pernah merasakan limpahan penghasilan dari banyaknya pengunjung yang datang ke objek wisata Panorama Cikondang, kini hanya bisa berharap semoga kedepannya objek wisata tersebut bisa bangkit lagi.

Baca juga:  Pantai Minajaya Jadi Pilot Project Disparbud Provinsi Jabar

 

“Dulu disini setiap hari orang orang ramai pada datang, terutama hari Minggu atau waktu libur sekolah. Saya kan dulu disini buka warung. Sekarang mah sepi. Mudah mudahan kedepannya bisa ramai lagi,” ujar Aminah yang mengku sempat berjualan di lokasi wisata Panorama Cikondang.

 

Nasib serupa terjadi pula di objek wisata Curug Cigangsa Surade. Tempat wisata yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Kecamatan Surade itu kini sepi pengunjung. Padahal dulu Curug Cigangsa sempat menjadi tujuan wisata favorit warga lokal.

Baca juga:  H+1 Lebaran Idulfitri Wisatawan Serbu Pantai Minajaya

 

Beberapa fasilatas yang ada di tempat wisata Curug Cigangsa kini kondisinya rusak berat. Pos retribusi yang penuh coretan vandalisme, dan saung yang dulu fungsinya tempat beristitahat pengunjung kini sudah rata dengan tanah, serta bangunan mck dan tiang torn penampung air yang tak teturus. Sungguh ironis, padahal objek wisata Curug Cigangsa ini masuk dalam cakupan Geopark Ciletuh.

Pos terkait