<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Orang Tak Dikenal &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/orang-tak-dikenal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Oct 2025 03:14:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Orang Tak Dikenal &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pelajar SMK di Sukabumi Menjadi Korban Pembacokan OTK</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-menjadi-korban-pembacokan-otk/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-menjadi-korban-pembacokan-otk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 03:14:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Karangtengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cibadak]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bacok]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar SMK]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Sekarwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Teknika Cisaat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=57728</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-menjadi-korban-pembacokan-otk/" title="Pelajar SMK di Sukabumi Menjadi Korban Pembacokan OTK" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pelajar SMK Teknika Cisaat bernama Angga (17) menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK). Kejadian itu dialami korban saat perjalanan menuju Sekolah, pada Senin, 20 Oktober 2025 pagi.</p>
<p>Peristiwa mengerikan ini terjadi tepatnya Jalan Raya Karang Tengah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 06.30 WIB.</p>
<p>Menurut keterangan Arfi (18 teman korban) yang turut berada di lokasi, peristiwa itu terjadi begitu cepat di tengah kondisi lalulintas sedang macet.</p>
<p>&#8220;Saat itu saya berboncengan sama Angga. Di motor lagi ngobrol karena jalan macet. Tiba-tiba dari belakang ada orang datang dan langsung membacok Angga. Pelakunya pakai jaket merah berkupluk, celana abu-abu dan langsung kabur ke arah jalan pinggir,” kata Arfi kepada wartawan, Senin (20/10).</p>
<p>Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan pelipis, diduga akibat senjata tajam jenis golok, dan langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>Sementara Guru pengawas SMK Teknika Cisaat, Herfi Herfian, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut korban dikenal sebagai siswa yang berperilaku baik dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun.</p>
<p>“Kami kaget dengar kabar itu. Anak ini baik, tidak pernah bermasalah. Kejadiannya di luar pengawasan karena terjadi di perjalanan saat lalu lintas sedang padat,” jelas Herfi.</p>
<p>Herfi menambahkan, pihak sekolah akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini, sekaligus memperketat pengawasan terhadap siswa yang berangkat tanpa pengawalan.</p>
<p>“Langkah ke depan, kami akan evaluasi sistem pengamanan. Kami juga imbau semua siswa untuk selalu memakai helm, jaket, dan bersikap waspada selama perjalanan ke sekolah,” tegasnya.</p>
<p>Hingga kini pelaku pembacokan masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Motif di balik aksi brutal ini masih diselidiki oleh pihak Kepolisian Resor Sukabumi.**</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-menjadi-korban-pembacokan-otk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Sukalarang Dibacok Golok Oleh OTK</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pria-sukalarang-dibacok-golok-oleh-otk/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pria-sukalarang-dibacok-golok-oleh-otk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 02:54:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bacok]]></category>
		<category><![CDATA[Luka Bacok]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Sukalarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=57462</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pria-sukalarang-dibacok-golok-oleh-otk/" title="Pria Sukalarang Dibacok Golok Oleh OTK" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Seorang pria muda menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal di wilayah Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu, 11 Oktober 2025.</p>
<p>Kejadian nahas yang menimpa pemuda ini terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Pria bernama S (23) merupakan warga Kampung Gedurhayu, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Korban (S) menjadi korban pembacokan oleh dua orang tak dikenal di pinggir jalan depan Pertamina Gas LPG Kampung Baros, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang.</p>
<p>Informasi dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban seusai membeli pulsa di wilayah Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.</p>
<p>Dalam perjalanan pulang, korban dibuntuti oleh dua pria tak dikenal yang mengenakan masker, jaket hitam dan mengendarai sepeda motor Matic Honda Beat.</p>
<p>Setibanya di lokasi kejadian, korban terjebak kemacetan dan berhenti. Saat itulah kedua pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam jenis golok. Korban mengalami luka robek di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam.</p>
<p>Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban dilarikan ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi untuk mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>Salah seorang saksi bernama RP (35), warga Kampung Cicadas, Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat, mengaku melihat korban sudah dalam kondisi terluka.</p>
<p>&#8220;Korban terlihat bersimbah darah, lalu dibawa warga ke rumah sakit,” ucapnya.</p>
<p>Kapolsek Sukalarang beserta Kanit Reskrim dan anggota piket Polsek Sukalarang segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP serta memintai keterangan sejumlah saksi.</p>
<p>Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif para pelaku.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pria-sukalarang-dibacok-golok-oleh-otk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Buru Pembacok Pelajar Asal Nagrak Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/polisi-buru-pembacok-pelajar-asal-nagrak-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/polisi-buru-pembacok-pelajar-asal-nagrak-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2025 11:54:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nagrak]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran pelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=55826</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/polisi-buru-pembacok-pelajar-asal-nagrak-sukabumi/" title="Polisi Buru Pembacok Pelajar Asal Nagrak Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Aksi tawuran yang diduga dilakukan oleh sejumlah pelajar di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat kembali memakan korban. Akibat kejadian tersebut 1 pelajar asal Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi menjadi korban pembacokan.</p>
<p>Korban bacok adalah pelajar berinisial S (14 Tahun). Ia merupakan warga Kampung Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, menjadi korban pembacokan Orang Tak Dikenal (OTK). Insiden terjadi pada Sabtu (23/8/2025) sekira pukul 18.00 WIB.</p>
<p>Menurut keterangan Tia, ibu korban, anaknya yang saat itu dalam perjalanan pulang usai bermain bersama tiga temannya, tiba tiba diteriki seseorang sambil mengejarnya.</p>
<p>&#8220;Saat itu anak saya bersama tiga orang temannya hendak pulang usai ngejim, tiba tiba diteriki seseorang yang membawa senjata tajam. Orang itu kemudian mengejar anak saya lalu membacoknya,&#8221; ujar Tia kepada wartawan di ruang IGD Rumah Sakit Sekarwangi, Cibadak, Sabtu (23/8) malam.</p>
<p>Informasi didapat, sebelum pembacokan korban sempat dikejar pelaku dari arah Nagrak menuju Karang Tengah. Para pelaku mengejar korban menggunakan sepeda motor matic N-max dan Beat.</p>
<p>Karena panik dan takut korban memacu kendaraannya dan terjadi kejar kejaran. Nahas saat memasuki jalan berbelok sepeda motor korban tersusul kemudian pelaku membacokan golok yang dibawanya.</p>
<p>&#8220;Anak saya mengalami luka bacok pada punggungnya dan pergelangan tangan sebelah kiri. Saya berharap pelakunya aegera tertangkap dan bertanggung jawab atas perbuatannya,&#8221; tegas Tia.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Nagrak Iptu Asep Suhriat saat dihubungi lingkarpena. id membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dan menurut dia kasusnya kini tengah di tangani Polres Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Benar telah terjadi peristiwa itu di wilayah hukum Polsek Nagrak, dan sekarang kasusnya tengah ditangi Polres Sukabumi,&#8221; singkat Asep kepada lingkarpena.id Minggu (24/8/2025).</p>
<p>Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku pembacokan terhadap pelajar asal Nagrak tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/polisi-buru-pembacok-pelajar-asal-nagrak-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangunan Tajug dan Peristirahatan Umum di Pantai Minajaya di Bakar OTK, Ada Pesan Nyeleneh</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bangunan-tajug-dan-peristirahatan-umum-di-pantai-minajaya-di-bakar-otk-ada-pesan-nyeleneh/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bangunan-tajug-dan-peristirahatan-umum-di-pantai-minajaya-di-bakar-otk-ada-pesan-nyeleneh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2025 13:32:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan Tajug]]></category>
		<category><![CDATA[Cilewang Minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Minajaya Surade]]></category>
		<category><![CDATA[Pembakaran Saung]]></category>
		<category><![CDATA[Saung Peristirahatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=53177</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bangunan-tajug-dan-peristirahatan-umum-di-pantai-minajaya-di-bakar-otk-ada-pesan-nyeleneh/" title="Bangunan Tajug dan Peristirahatan Umum di Pantai Minajaya di Bakar OTK, Ada Pesan Nyeleneh" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Dua bangunan masing masing berupa Tajug dan saung tempat peristirahatan umum berukuran 9 x 3,5 meter persegi di blok Cilewang, kawasan Pantai Minajaya, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, diduga dibakar orang tak dikenal (OTK), pada Jumat (6/6/25 ) kemarin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Informasi didapat, kedua bangunan tersebut merupakan bangunan yang biasa digunakan oleh warga untuk sekedar beristirahat melepas lelah. Sementara bangunan (tajug) satunya lagi biasa dipakai warga untuk sembahyang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bangunan yang kini kondisinya rata dengan tanah adalah milih H. Indang Supriatna, warga Kampung Warungloa, Desa Pasiripis. Sementara saung tempat sembahyang adalah milik Eyang Hasan, warga Kampung Balandongan, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diungkapkan Eyang Hasan, kedua bangunan tersebut diduga sengaja dibakar oleh orang tak dikenal. Tentusaja ia sangat menyayangkan atas kejadian itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Dan saya sangat mengutuk keras perilaku ini. Bukan apa apa ini kan tempat biasa digunakan orang untuk sembahyang. Bahkan ada beberapa Sajadah, Lapadz Al-quran ikut terbakar. Sunguh ini perbuatan dzolim,&#8221; cetus Eyang Hasan, kepada Lingkarpena.id Sabtu (7/6)..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara H. Indang Supriatna mengaku baru mengetahui bangunannya terbakar dari laporan Eyang Hasan. &#8220;Saya baru mengetahui kejadian ini dari Eyang Hasan, itupun dikabarinya lewat telpon saat saya sedang mudik ke Sumedang,&#8221; timpal H. Indang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diungkapkan Eyang Hasan, bahwa saungnya dan Tajug itu diduga dibakar pada Jumat (6/6) kemarin. Sebab menurut dia, pada hari sebelumnya kedua Saung itu masih utuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya menduga kedua saung ini dibakar pada hari Jumat ketika warga tengah menunaikan salat Idul Adha. Lokasi disini kan jauh dari pemukiman warga. Dan ketika saya datang ke lokasi kepulan asap masih ada,&#8221; tambah Eyang Hasan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bangunan-tajug-dan-peristirahatan-umum-di-pantai-minajaya-di-bakar-otk-ada-pesan-nyeleneh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelajar SMK di Sukabumi Tiba-tiba Dibacok Clurit Oleh OTK</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-tiba-tiba-dibacok-clurit-oleh-otk/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-tiba-tiba-dibacok-clurit-oleh-otk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 11:55:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM & KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar SMK]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Warungkiara]]></category>
		<category><![CDATA[Sajam Clurit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=52807</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-tiba-tiba-dibacok-clurit-oleh-otk/" title="Pelajar SMK di Sukabumi Tiba-tiba Dibacok Clurit Oleh OTK" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Seorang pelajar SMK di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, berinisial MR (18) mengalami luka luka usai dirinya menjadi korban tindak pidana penganiayaan orang tak dikenal (OTK), pada Senin (26/5/2025). Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adanya insiden berdarah itu dibenarkan Kapolsek Warungkiara, Akp H. R Panji Setiaji. Dikatakannya, kejadian bermula saat korban yang tengah mengantar R (16) menggunakan sepeda motor Honda Scoopy, saat melintas di Jalan Raya Stop Over, Desa Ubrug, tiba tiba korban diserang orang tak dikenal (OTK).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Korban disalip oleh sepeda motor matik warna hitam yang ditumpangi tiga orang tak dikenal. Salah satu pelaku yang mengenakan helm langsung membacok korban dengan clurit,” ujar AKP Panji.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lanjut, kata Akp Panji lagi, korban mengalami beberapa kali bacokan. Bacokan pertama mengenai jari kelingking tangan kanan korban, dan yang kedua mengenai badan sebelah kiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Akibat luka yang dialami Korban segera dilarikan ke RSUD R. Syamsudin SH, Bunut, untuk mendapatkan perawatan medis,&#8221; tambah Panji.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diketahui korban merupakan siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Dwi Warna dan domisili di Desa Kertamukti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk penyelelkdikan lebih lanjut pihak kepoliaian telah mengamankan batang bukti berupa pakaian seragam milik korban. &#8220;Kasus ini kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi dan pelaku masih dalam penyelidikan,&#8221; pungkas Akp Panji.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pelajar-smk-di-sukabumi-tiba-tiba-dibacok-clurit-oleh-otk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DRH dan Partner Siap Kawal Kasus Ibu dan Anak Korban Penyiraman Air Keras di Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/drh-dan-partner-siap-kawal-kasus-ibu-dan-anak-korban-penyiraman-air-keras-di-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/drh-dan-partner-siap-kawal-kasus-ibu-dan-anak-korban-penyiraman-air-keras-di-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 12:06:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM & KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[DRH dan Patner]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu dan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Penyiraman Air Keras]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sukabumi Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=52246</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/drh-dan-partner-siap-kawal-kasus-ibu-dan-anak-korban-penyiraman-air-keras-di-sukabumi/" title="DRH dan Partner Siap Kawal Kasus Ibu dan Anak Korban Penyiraman Air Keras di Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kuasa hukum korban penyiraman air keras law office DRH &amp; Partner yang dimotori Dasep Rahman, siap mengawal sampai tuntas kasus penyiraman air keras yang terjadi beberapa waktu lalu.</p>
<p>Kasus penyiraman air keras yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) terjadi kepada seorang ibu berinisial YA (36) dan anaknya R (7) terjadi di Jalan Sudaya, Baros, Kota Sukabumi, 2 Mei lalu mulai berangsur membaik.</p>
<p>Dasep Rahman, S.H., kepada Lingkarpena.id menyampaikan, pihaknya saat ini terus melakukan pendampingan terhadap korban penyiraman air keras tersebut.</p>
<p>&#8220;Saat ini kondisi korban ibu dan anak sudah berangsur membaik. Korban mengalami luka bakar pada muka, dada, punggung, tangan yang dialami anak berangsur membaik walaupun belum pulih sepenuhnya,&#8221; terang Dasep.</p>
<p>Akan tetapi kata dia, luka yang di alami sang ibu masih memerlukan penanganan intensif terutama luka dibagian muka, tangan, paha dan dada.</p>
<p>&#8220;Kami percaya tim medias  RSUD R Syamsudin SH, akan bekerja secara professional mengedepankan hak-hak pasien mengutamakan kesembuhan bagi pasien nya,&#8221; tegas Dasep.</p>
<p>Begitupun terkait anak yang menjadi korban penganiayaan Dasep dan tiem sudah berkordinasi dengan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).</p>
<p>Lebih lanjut Dasep menyampaikan terkait terduga/pelaku OTK (Orang Tidak Dikenal) penyiraman Air keras kepada kliennya &#8220;Hal itu kami percayakan sepenuhnya kepada Rekan-rekan penyidik Kepolisian,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/drh-dan-partner-siap-kawal-kasus-ibu-dan-anak-korban-penyiraman-air-keras-di-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pos Keamanan SMP Negeri 1 Jampangkulon Dilempar OTK</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pos-keamanan-smp-negeri-1-jampangkulon-dilempar-otk/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pos-keamanan-smp-negeri-1-jampangkulon-dilempar-otk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Dec 2024 12:10:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pecah Kaca]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Kemanan]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 1 Jampangkulon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=46481</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pos-keamanan-smp-negeri-1-jampangkulon-dilempar-otk/" title="Pos Keamanan SMP Negeri 1 Jampangkulon Dilempar OTK" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kaca Pos Keamanan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Jampangkulon Kabupaten Sukabumi, pecah berserakan diduga akibat lemparan orang tak dikenal pada Minggu 1 Desember 2024.</p>
<p>Sebelumnya, tersiar kabar akan adanya tawuran pelajar di wilayah Pajampangan pada Sabtu ( 30/11/2024 ) malam. Informasi itu menyebar dibeberapa grup Whatshapp, sehingga membuat sejumlah warga dibeberapa tempat siaga guna mengantisipasi kejadian tersebut.</p>
<p>Namun ke esok harinya dilaporkan kaca bangunan pos keamanan SMP Negeri 1 Jampangkulon pecah berserakan dan diduga dilempar batu oleh orang tidak dikenal (OTK).</p>
<p>Kepala Sekolah SMPN 1 Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, H. Ade Romli, S.Pd., M.M, membenarkan adanya peristiwa pelemparan bangunan Pos keamanan sekolahnya. Menurut dia peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/11/2024) dini hari saat wilayah Jampangkulon diguyur hujan deras.</p>
<p>&#8220;Betul tadi malam saat hujan di depan sekolah banyak pemotor, mereka sambil lewat melempar kaca pos dengan batu. Untung saja pintu gerbang di kunci. Saya menduga itu geng motor, &#8221; ujar H. Ade Romli kepada lingkar pena.id Minggu (1/12/2024).</p>
<p>Kejadian tersebut sudah dilaporkan pihak sekolah ke pihak kepolisian. &#8220;Sudah kami laporkan dan tadi sudah ada babinkamtibmas yang ke sini. Saya meyakini kejadian itu karena kekesalan, kan semalam ada isu mau ada tawuran. Berkat kesiapan warga dan aparat tawurannya ga jadi, ya mungkin ini akumulasinya, &#8221; tandas H. Ade Romli.</p>
<p>Sementara Kapolsek Jampangkulon Iptu Muhlis yang dikonfirmasi melalui saluran telepon mengatakan pihaknya sedang melakukan pengecekan ke TKP (Tempat Kejadian Perkara).</p>
<p>&#8220;Untuk kejadian ini kita tunggu hasil laporannya ya, anggota lagi ke TKP,&#8221; singkatnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pos-keamanan-smp-negeri-1-jampangkulon-dilempar-otk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemotor Korban Bacok OTK di Surade Sukabumi Meninggal Dunia</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pemotor-korban-bacok-otk-di-surade-sukabumi-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pemotor-korban-bacok-otk-di-surade-sukabumi-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2024 14:40:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[#korbanpembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku OTK]]></category>
		<category><![CDATA[Surade Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=39524</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pemotor-korban-bacok-otk-di-surade-sukabumi-meninggal-dunia/" title="Pemotor Korban Bacok OTK di Surade Sukabumi Meninggal Dunia" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pemotor yang merupakan korban bacok Orang Tidak Dikenal (OTK) di Kampung Pojok RT 10/11 , Desa Pasiripis, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu, (10/4/2024), meninggal dunia.</p>
<p>Seperti diberitakan lingkarpena sebelumnya, Senin (8/4/24 ), dua pemotor, bernama Yusuf alias Iyus (49) dan Anggriansyah (13), warga Kampung Panyindangan RT 14/06 Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Diketahui Kedua korban pada hari Senin, (8/4/24 ) kemarin hendak pergi mengantar paket lebaran ke saudaranya di luar kampung.</p>
<p>Mereka berdua berboncengan pergi selepas buka puasa. Sepulang mengantar paket, sekira pukul 00.30 WIB mereka dikejar oleh pemotor lain yang menggunakan sepeda motor jenis KLX. Sementara Anggriansyah (korban) menggunakan sepeda motor jenis matic.</p>
<p>Namun, tepat di Kampung Pojok RT 10/11 Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, OTK tersebut menghujamkan senjata tajam (sajam) dan menebaskannya tepat mengenai bagian belakang kepala Yusuf.</p>
<p>Karena kondisi panik Anggriansyah tak bisa menguasai kendaraannya,kemudian terjatuh membentur tembok tandon air di halaman rumah warga. Setelah mendapat pertolongan warga, lalu korban di bawa ke RSUD Jampangkulon untuk penanganan medis.</p>
<p>Kepala Desa Pasiripis Nandang Saiful Mikdar, yang kebetulan rumahnya dekat dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan, sekira pukul 00.30 WIB dirinya yang sedang berada dirumah tiba tiba mendengar suara benturan benda cukup keras.</p>
<p>&#8220;Ketika itu saya langsung keluar menuju jalan. Ternyata ada dua orang pemotor jatuh. Saat itu juga saya menelpon supir ambulan desa Pasiripis. Tak lama datang, kemudian korban diangkut ambulan desa menuju RSUD Jampangkulon,&#8221; singkat Nandang kepada lingkarpena.id Rabu (10/4/24) sore.</p>
<p>Namun nahas, etelah satu hari mendapat perawatan medis di RSUD Jampangkulon, pada Rabu, 10 April 2024, sekira pukul 12.30 WIB Yusuf (korban) menghembuskan napas terahirnya.</p>
<p>Sementara itu Barna ketua RT setempat mengatakan, Yusup alias Iyus korban pembacokan yang meninggal dunia, keseharian korban sangat bersahaja dan hidup sederhana.</p>
<p>&#8220;Saya yakin Iyus tak punya masalah dengan siapapun. Sehari harinya saja dia jarang keluar. Istrinay kan ke Saudi, dia jarang pergi kemana mana. Apalagi dia punya anak yang sekolahnya di SLB,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pemotor-korban-bacok-otk-di-surade-sukabumi-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pemotor di Surade Sukabumi Dibacok OTK</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dua-pemotor-di-surade-sukabumi-dibacok-otk/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dua-pemotor-di-surade-sukabumi-dibacok-otk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 12:12:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bacok]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Surade Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=39512</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dua-pemotor-di-surade-sukabumi-dibacok-otk/" title="Dua Pemotor di Surade Sukabumi Dibacok OTK" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Dua pemotor di Surade Sukabumi dibacok orang tidak dikenal ( OTK ) sepulang mengantar paket lebaran ke sauradanya di luar kampung.</p>
<p>Dalam peristiwa itu salah satu korban mengalami luka cukup serius sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan langsung mendapatkan perawatan intensif  di RSUD Jampangkulon.</p>
<p>Diketahui korban bernama Yusuf (49) dan Anggriansya (15) keduanya merupakan warga Kampung Panyindangan RT 14/06 Kelurahan/Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Kronologisnya pada Senin 8 April 2024 Anggriansyah dan Yusuf pergi untuk mengantar paket lebaran ke saudaranya yang tinggal di Kampung Simpang Jaringan, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Mereka berangkat selepas shalat tarawih.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Surade Aipda Agus Nugroho mengatakan, saat itu sekira pukul 00.30 kedua korban yang tengah melaju dengan sepeda motor jenis matic tiba tiba dikejar oleh pemotor yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis KLX.</p>
<p>Karena curiga, Anggriansyah yang membonceng Yusuf sontak melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi dan terjadilah kejar kejaran.</p>
<p>Namun sayang sepeda motor yang dikendarai Anggriansyah terkejar, dan terjadilah pembacokan. Sabetan senjata tajam (sajam) tepat mengenai kepala Yusuf bagian belakang.</p>
<p>Karena panik Anggriansyah tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan ahirnya terjatuh menabrak rumah di Kampung Pojok RT 10/11 Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Setelah berhasil melukai korbannya pelaku melarikan diri. Sementara korban dilarikan ke RSUD Jampangkulon guna mendapatkan perawatan medis.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dua-pemotor-di-surade-sukabumi-dibacok-otk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangunan SD di Pabuaran Sukabumi Dirusak Orang Tak Dikenal</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bangunan-sd-di-pabuaran-sukabumi-dirusak-orang-tak-dikenal/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bangunan-sd-di-pabuaran-sukabumi-dirusak-orang-tak-dikenal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 01:50:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cibadak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pabuaran]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tak Dikenal]]></category>
		<category><![CDATA[Pengerusakan Banguanan SD]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Lngkong]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Datar Nangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=33008</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bangunan-sd-di-pabuaran-sukabumi-dirusak-orang-tak-dikenal/" title="Bangunan SD di Pabuaran Sukabumi Dirusak Orang Tak Dikenal" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Sebuah bangunan Sekolah Dasar Negeri SDN Datar Limus, yang berlokasi di Kampung Sukamulya RT 16/03 Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi orang tak dikenal, pada Minggu 23 Juli 2023 kemarin.</p>
<p>Menurut Kapolsek Lengkong Polres Sukabumi Iptu Endang Slamet saat dimintai keterangan oleh Lingkarpena.id mengatakan, berdasarkan dari keternagan sejumlah saksi ada terdapat tiga ruang kelas sekolah yang dirusak orang tak dikenal tersebut.</p>
<p>Selain bangunan sekolah pengerusakan juga terdapat pada sejumlah barang-barang milik SDN Datar Limus. Menurut para saksi peristiwa pengerusakan sekolah terjadi sekira pukul 06.00 wib pagi kemarin.</p>
<p>&#8220;Setelah adanya laporan warga saya langsung meminta anggota Polsek Lengkong untuk melakukan pengecekan loksi Sekolah. Betul ada pengerusakan. Bahkan tidak cuma bangunan, tapi dibeberapa tempat lain seperti pasilitas umum juga terjadi hal serupa,&#8221; ujar Endang, Senin 24 Juli 2023 pagi.</p>
<p>Dijelaskan Kapolsek, pengeruskan yang dilakukan seorang Pria yang masih dalam penyelidikan anggota tersebut terjadi pada masjlis tak&#8217;lim dan rumah warga lainnya. Posisinya sekitar 200 meter dari Sekolah Dasar Negeri Datar Nangka itu.</p>
<p>Kejadian berawal diketahui oleh saudara Inon sekira pukul 02.00 wib Minggu dini hari. Saat itu saksi sedang berada di rumahnya tepat di samping Sekolah itu. Inon melihat seorang laki-laki dengan berpakaian Baju Koko, Kain Sarung dan mengginakan Peci. Namun dia tidak melihat secara jelas wajah pelaku karena konsisinya masih gelap.</p>
<p>&#8220;Iya, si pelaku saat itu sedang melakukan pengerusakan di ruang kelas Sekolah. Karena situasinya masih gelap dan kejadiannya pun begitu cepat,&#8221; ujar Kapolsek, seperti dituturkan Inon kepada petugas Kepolisian.</p>
<p>Akibat pengerusakan tersebut SD Negeri Datar Nangka mengalami kerugian materi mencapai Rp20.000.000.- (Dua puluh juta rupiah). Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan pelaku pengerusakan di Desa Cibadak, Kecamatan Pabuaran tersebut. Berhembus informasi pelaku merupakan Orang Dalam Gangguan Jiwa atau (ODGJ).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bangunan-sd-di-pabuaran-sukabumi-dirusak-orang-tak-dikenal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
