<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pantai Karanghawu &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/pantai-karanghawu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Dec 2025 09:11:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Pantai Karanghawu &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Imigran Afganistan Tewas Terseret Ombak di Karanghawu, Polisi Ungkap Identitas Korban</title>
		<link>https://lingkarpena.id/imigran-afganistan-tewas-terseret-ombak-di-karanghawu-polisi-ungkap-identitas-korban/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/imigran-afganistan-tewas-terseret-ombak-di-karanghawu-polisi-ungkap-identitas-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 09:11:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Imigran Afganistan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<category><![CDATA[Terseret Ombak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=60687</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/imigran-afganistan-tewas-terseret-ombak-di-karanghawu-polisi-ungkap-identitas-korban/" title="Imigran Afganistan Tewas Terseret Ombak di Karanghawu, Polisi Ungkap Identitas Korban" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Polisi akhirnya mengungkap identitas wisatawan yang meninggal dunia akibat terseret ombak di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Korban diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Afganistan yang berstatus sebagai pencari suaka di bawah naungan UNHCR.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang di kawasan Pantai Karanghawu pada Sabtu pagi, 28 Desember 2025. Ombak besar menyeret korban ke tengah laut meski di lokasi telah terpasang tanda peringatan bahaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengungkapan identitas korban merupakan hasil penyelidikan Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi. Kepala Satreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, mengatakan titik terang mulai diperoleh pada Sabtu sore setelah tim melakukan serangkaian penelusuran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolres Sukabumi AKBP Samian, melalui Iptu Hartono, membenarkan bahwa identitas korban telah dipastikan. “Korban diketahui bernama Ahmad atau Nasrullah,” ujar Hartono kepada wartawan, Minggu, 28 Desember 2025.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak Imigrasi. Selanjutnya, Imigrasi menyerahkan penanganan jenazah kepada UNHCR sebagai perwakilan keluarga korban, mengingat statusnya sebagai pencari suaka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hartono menegaskan peristiwa tersebut murni kecelakaan laut. “Korban terbawa arus setelah berenang melewati area berbahaya yang sudah diberi tanda peringatan,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, identitas korban mulai terendus setelah polisi mengamankan sebuah sepeda motor Honda PCX putih dengan nomor polisi B 5692 TMO di sekitar lokasi kejadian. Motor tersebut diduga digunakan korban saat datang ke Pantai Karanghawu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Motor itu diketahui kendaraan sewaan dari wilayah Cakung, Jakarta,” kata Hartono. Dari hasil pemeriksaan bagasi motor, polisi menemukan sejumlah petunjuk penting, termasuk sebuah telepon seluler yang diduga milik korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penyelidikan lanjutan mengungkap bahwa korban berangkat menuju Pantai Karanghawu dari arah Bogor. Polisi kemudian menghubungi pemilik sepeda motor, yang membenarkan bahwa kendaraan tersebut disewa oleh korban dan mengenali wajahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pemilik motor mengenali korban karena yang bersangkutan sudah beberapa kali meminjam kendaraan itu,” ujar Hartono.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari keterangan saksi yang mengenal korban, polisi memperoleh informasi tambahan bahwa korban telah cukup lama tinggal di Indonesia. “Korban diketahui menetap di Indonesia sejak sekitar tahun 2014,” kata Hartono.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/imigran-afganistan-tewas-terseret-ombak-di-karanghawu-polisi-ungkap-identitas-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laka Laut Pantai Karanghawu, Satu Wisatawan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-satu-wisatawan-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-satu-wisatawan-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 08:27:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Cisolok Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Laka laut]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=60651</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-satu-wisatawan-meninggal-dunia/" title="Laka Laut Pantai Karanghawu, Satu Wisatawan Meninggal Dunia" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kecelakaan laut kembali terjadi di kawasan wisata Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Seorang wisatawan dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus laut saat berenang, Sabtu (27/12/2025) pagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.45 WIB. Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Awal diketahui korban berenang seorang diri di sekitar kawasan Pantai Karanghawu. Namun nahas, gelombang laut yang cukup besar datang secara tiba-tiba dan menyeret korban ke arah tengah laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Plt. Kasat Polairud Polres Sukabumi, IPTU Awan Kurniawan, S.Pd., menjelaskan bahwa tim gabungan yang terdiri dari personel Ditpolairud, Basarnas, serta Balawista yang berada di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan setelah melihat korban terseret arus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dalam kondisi masih sadar dan sempat menggunakan alat keselamatan. Namun saat proses penarikan menuju ke darat, kondisi korban menurun dan akhirnya tidak sadarkan diri,” ujar IPTU Awan Kurniawan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas di lokasi kemudian melakukan tindakan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP) sambil menunggu kedatangan tim medis dan ambulans. Setelah ambulans tiba, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Cisolok untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Cisolok, pada pukul sekitar 10.14 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” lanjutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan visum et repertum. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Petugas masih melakukan upaya pencarian data identitas dengan menyisir area sekitar pantai, termasuk bale-bale tempat korban diduga sempat beristirahat, serta mengumumkan kepada pengunjung dan masyarakat sekitar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>IPTU Awan Kurniawan juga mengimbau kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Sukabumi agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai agar selalu mematuhi rambu-rambu peringatan, tidak berenang di area terlarang, serta memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut. Pantai selatan memiliki karakter ombak dan arus yang kuat serta dapat berubah secara tiba-tiba,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga meminta wisatawan untuk tidak berenang sendirian dan selalu mengikuti arahan petugas pengamanan pantai demi keselamatan bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Keselamatan adalah hal utama. Kami berharap para wisatawan lebih disiplin dan tidak mengabaikan imbauan petugas, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pantai, khususnya selama libur akhir tahun, guna memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya kecelakaan laut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-satu-wisatawan-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Gabungan TNI AL Sisir Pencarian ABK Korban Tenggelam di Perairan Ujunggengeng</title>
		<link>https://lingkarpena.id/tim-gabungan-tni-al-sisir-pencarian-abk-korban-tenggelam-di-perairan-ujunggengeng/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/tim-gabungan-tni-al-sisir-pencarian-abk-korban-tenggelam-di-perairan-ujunggengeng/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 04:06:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Buah Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Laka laut]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<category><![CDATA[Pencarian Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Ujunggenteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=51906</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/tim-gabungan-tni-al-sisir-pencarian-abk-korban-tenggelam-di-perairan-ujunggengeng/" title="Tim Gabungan TNI AL Sisir Pencarian ABK Korban Tenggelam di Perairan Ujunggengeng" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Tim gabungan dari TNI AL Pos Ujunggenteng, Polairud Polres Sukabumi, dan Basarnas, terus melakukan pencarian Anak Buah Kapal (ABK) PTR 01 yang diduga hilang tenggelam di Perairan Ujunggengeng pada Minggu (27/4/2025) kemarin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasat Polairud Polres Sukabumi, Akp H. Nandang Herawan, S. Pd, dalam keterangannya yang diterima lingkarpena.id pada Jumat (2/5) mengatakan, upaya pencarian korban dilakukan dengan menyisir wilayah Pesisir Pantai Karanghawu, melalui patroli darat dan menyisir perairan dengan menggunakan perahu Rubber Boat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Upaya pencarian korban ABK KM PTR 01 ini kami lakukan dengan membagi dua tim. Tim pertama menyisir wilayah pesisir Pantai Karanghawu dengan patroli darat. Dan tim kedua menyisir perairan dengan menggunakan perahu Rubber Boat,&#8221; ujarnya, Jumat (2/5 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dijelaskan Nandang, korban atas nama Zamakh Sari Ahmad ( 19 ) adalah anak buah kapal ( ABK) KM PTR 01 yang hilang di perairan Ujunggengeng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (27/4).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Korban merupakan warga Dusun singkil, RT/RW : 003/007, Desa Astana Japura, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lanjut kata AKP Nandang, upaya pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen, namun hingga Jumat (2/5) upaya pencarian belum membuahkan hasil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diketahui, hilangnga nelayan asal Cirebon ini terjadi saat KM PTR 01 dalam perjalanan pulang ke Ujunggenteng usai melaut sejak 23 April 2025. Menurut informasi dari nakhoda PTR 01, Korban terakhir terlihat saat memperbaiki jaring di bagian depan kapal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah itu dia ke belakang untuk mengambil kantong, tapi tiba-tiba tidak terlihat lagi. Dicari di seluruh bagian kapal, korban tidak ditemukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara Ketua Rukun Nelayan Ujunggengeng, Asep Jeka menuturkan, saat kejadian korban mengenakan celana panjang warna abu abu dan tidak memakai baju, hanya mengenakan sarung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Korban memiliki tinggi badan 165 cm, berbadan kurus, dan berambut cepak,&#8221; pungkas Jeka.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/tim-gabungan-tni-al-sisir-pencarian-abk-korban-tenggelam-di-perairan-ujunggengeng/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laka Laut Pantai Karanghawu, Wisatawan Asal Depok dan 3 Warga Lokal jadi Korban</title>
		<link>https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-wisatawan-asal-depok-dan-3-warga-lokal-jadi-korban/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-wisatawan-asal-depok-dan-3-warga-lokal-jadi-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 12:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Warga Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Depok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=41940</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-wisatawan-asal-depok-dan-3-warga-lokal-jadi-korban/" title="Laka Laut Pantai Karanghawu, Wisatawan Asal Depok dan 3 Warga Lokal jadi Korban" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Peristiwa kecelakaan laut di pantai Karanghawu yang melibatkan wisatawan atau pengunjung kembali terjadi pada Selasa (9/7) di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Hal itu akibat karena ganasnya ombak di pantai itu mengakibatkan dua kecelakaan laut di waktu yang tidak lama terjadi, dimana dari Informasi yang didapat peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan 16.30 WIB dengan memakan korban satu wisatawan asal Depok dan tiga warga sekitar.</p>
<p>Menurut Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar, dari data yang diterimanya, peristiwa kecelakaan laut pertama terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan melibatkan wisatawan asal kota Depok berusia 14 tahun yang bernama Evelyn.</p>
<p>Peristiwa tersebut berawal ketika korban yang sedang berenang di Pantai Karanghawu tiba-tiba dihantam ombak besar yang menyebabkan korban terseret arus dan tenggelam. Beruntung tim gabungan pengawasan pantai seperti Balawista, personel satppl air, dan unsur terkait lainnya sigap melakukan pertolongan hingga korban berhasil diselamatkan.</p>
<p>&#8220;Korban kemudian dibawa ke puskesmas Cisolok untuk mendapatkan pertolongan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Peristiwa kecelakaan laut kedua terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan melibatkan tiga remaja yang masih merupakan warga kecamatan Cisolok.</p>
<p>Ketiga korban tersebut bernama Riki (14), M. Reza Ardiansyah (10), dan M. Rehan (14). Di antara ketiganya, satu korban yakni M. Rehan dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Tenda menjelaskan bahwa peristiwa terjadi ketika M. Rehan bersama dua rekannya berenang di sekitar Pantai Karanghawu, tiba-tiba ombak besar datang dan menyebabkan korban terseret arus dan tenggelam. Meskipun tim gabungan pengawasan dan penyelamatan serta warga sekitar berusaha menyelamatkan, korban M. Rehan tidak bisa tertolong.</p>
<p>&#8220;Pasca peristiwa tersebut, korban diteruskan penanganannya oleh tim medis dan selanjutnya dipulangkan ke rumah duka untuk dikebumikan,&#8221; jelas Tenda.</p>
<p>Peristiwa kecelakaan laut yang terjadi di Pantai Karanghawu menjadi sebuah peringatan bagi pengunjung atau wisatawan untuk selalu berhati-hati saat sedang bermain di pantai.</p>
<p>&#8220;Terlebih saat seperti ini, kadar ombak yang besar cukup berbahaya jika tidak diwaspadai,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/laka-laut-pantai-karanghawu-wisatawan-asal-depok-dan-3-warga-lokal-jadi-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi AMS, KNPI Bareng Forkopimcam Cisolok Bersih-bersih Pantai Karanghawu</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kolaborasi-ams-knpi-bareng-forkopimcam-cisolok-bersih-bersih-pantai-karanghawu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kolaborasi-ams-knpi-bareng-forkopimcam-cisolok-bersih-bersih-pantai-karanghawu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 May 2024 14:30:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Angkatan Muda Siliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Bersihkan Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimcam Cisolok]]></category>
		<category><![CDATA[KNPI]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Akbar]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=40119</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kolaborasi-ams-knpi-bareng-forkopimcam-cisolok-bersih-bersih-pantai-karanghawu/" title="Kolaborasi AMS, KNPI Bareng Forkopimcam Cisolok Bersih-bersih Pantai Karanghawu" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Acara halal bihalal Angkatan Muda Siliwangi (AMS) se Kabupaten Sukabumi di Pantai Karanghawu di isi dengan giat bersih bersih pantai. Giat tersebut dilakukan atas kolaborasi bareng KNPI dan Forkopimcam Cisolok, pada Minggu, ( 5/5/2024).</p>
<p>Giat bersih bersih Pantai Karanghawu ini kata Camat Cisolok Drs. Jenal Abidin, M.A.P, dilakukan dalam rangka menjelang Healthy City Summit tahun 2024. Yang maana nanti akan digelar di Grand Inna Samudera Palabuhanratu dalam waktu dekat ini.</p>
<p>&#8220;Kami jajaran Forkopimcam Cisolok, bersama Danramil dan Kapolsek, mengucapkan terima kasih kepada PK KNPI dan jajaran AMS se Kabupaten Sukabumi yang telah berpartisipasi menjaga dan memelihara kebersihan Pantai Karanghawu. Ini kolaborasi yang luar biasa,&#8221; papar Jenal.</p>
<p>Lebih lanjut kata Jenal, ada lima langkah pendekatan yang akan dilakukan pihaknya dalam upaya mewujudkan Pantai Karanghawu Cisolok yang aman, tertib, indah, dan bersih serta terkenang. Sehingga wisatawan selalu merasa ingin berkunjung kembali ke Karanghawu.</p>
<p>&#8220;Kami akan melakukan lima pendekatan untuk mewujudkan Pantai Karanghawu menjadi tujuan wisata andalan yang aman, tertib, indah dan kangen,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Pendekatan Edukatif, upaya ini dengan jalan terus berupaya mengajak semua komponen untuk melakukan operasi pungut sampah di pantai Karanghawu.</p>
<p>Pendekatan Preventif, bentuk kegiatannya membentuk polisi sampah, yang dibentuk dengan melibatkan unsur pelajar, pemuda dan unsur pedagang.<br />
Salah satu kegiatan polisi sampah ini adalah membuat rambu papan untuk pedagang, yaitu himbauan untuk tidak berdagang di Pantai Karanghawu.</p>
<p>Selanjutnya membuat rambu papan untuk wisatawan, menghimbau para wisatawan untuk tidak membawa makanan dan minuman ke pantai.</p>
<p>Pendekatan Informatif, kegiatan ini dilakukan dengan cara menghimbau lewat pengeras suara agar para pedagang dan wisatawan tidak membawa makanan ke pantai.</p>
<p>Pendekatan Kolaboratif, menyediakan tempat peristirahatan berupa tempat duduk di kawan pesisir pantai, dimana para wisatawan setelah bermain bisa beristirahat sambil makan dan minum, sehingga sampah bisa terkonsentrasi di satu titik.</p>
<p>Pendekatan Respresif, ini berupa penegakan peraturan dalam bentuk pemberian Sangsi denda bagi yang melanggar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kolaborasi-ams-knpi-bareng-forkopimcam-cisolok-bersih-bersih-pantai-karanghawu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Semut Forkopimcam Cisolok Sasar Objek Wisata</title>
		<link>https://lingkarpena.id/operasi-semut-forkopimcam-cisolok-sasar-objek-wisata/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/operasi-semut-forkopimcam-cisolok-sasar-objek-wisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 05:53:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Bersih-bersih Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cisolok]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Semut]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=39631</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/operasi-semut-forkopimcam-cisolok-sasar-objek-wisata/" title="Operasi Semut Forkopimcam Cisolok Sasar Objek Wisata" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Libur Lebaran 1445 H/2024 M telah usai. Hal itu dimanfaatkan oleh jajaran forum pimpinan kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dengan melakukan operasi semut dengan membersihkan sampah di sejumlah titik objek wisata pantai.</p>
<p>Kegiatan operasi semut bersih bersih sampah yang masih berserakan bekas para pengunjung, kali ini dilakukan secara serentak dengan melibatkan unsur-unsur terkait. Mulai personel pemerintahan kecamatan, TNI, Polri, pelajar dan sejumlah unsur terkait lainnya di wilayah Cisolok Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Sekretaris Kecamatan Cisolok, Okih Fajri Assidiq mengatakan, berkat kerjasama, koordinasi dan kolaborasi yang terjalin baik, operasi semut untuk membersihkan sampah di kawasan wisata bisa terlaksana. Salah satunya dilakukan di Pantai Karanghawu, dapat berjalan dengan baik dan lancar.</p>
<p>Kegiatan operasi semut untuk membersihkan sampah tersebut, kata Okih, sebagai upaya untuk menyadarkan pengunjung dan meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar lokasi wisata akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>&#8220;Total ada 1.050 orang yang kami libatkan, alhamdulillah berjalan dengan sukses untuk tahap awal ini sampah dapat kita minimalisir,&#8221; ujar Okih kepada wartawan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah kami bisa mengumpulkan sampah dan lanjut berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup untuk mengirimkan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Okih menambahkan, pada dasarnya dalam momen liburan Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M ini, kawasan objek wisata pantai di kecamatan Cisolok kondisi sampahnya tidak terlalu banyak terserak, karena hampir setiap hari jajaran forkompimcam Cisolok melakukan pemantauan dan pembersihan secara berkala.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah pada dasarnya kondisi sampah untuk kegiatan liburan Idul Fitri 2024 bisa kita minimalisir, dan hari ini hasil koordinasi dan kerjasama baik dengan pedagang lokal maupun pedagang musiman,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Kita terus tidak bosan bosan berupaya memberikan edukasi dengan operasi semut ini, tentang pentingnya menjaga kebersihan terutama di destinasi wisata,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, operasi semut tersebut lanjut Okih sebagai upaya menciptakan sapta pesona wisata dan juga membuat kenyamanan dan ketertiban bagi pengunjung di lokasi wisata.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau dan mengajak para pengunjung di destinasi wisata Cisolok ini, untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Operasi semut yang dilakukan di Cisolok pada libur lebaran 1445 H/2024 M merupakan suatu tindakan yang sangat penting untuk diaplikasikan pada saat momen liburan. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat tertentu objek wisata pantai seringkali menjadi tujuan utama bagi sebagian orang yang ingin berlibur.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dan pengunjung objek wisata pantai sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat menciptakan suasana yang bersih dan nyaman,&#8221; bebernya.</p>
<p>Kegiatan operasi semut yang melibatkan unsur-unsur terkait pada saat pelaksanaannya cukup memberikan hasil yang positif dan dapat menjadikan contoh bagi daerah-daerah lainnya. Kegiatan operasi semut ini dapat diterapkan dengan baik di area wisata pantai maupun di area objek wisata lainnya.</p>
<p>&#8220;Sehingga para pengunjung wisata dapat merasa nyaman dan tentram selama berada di lokasi tersebut,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, kata Okih, kegiatan operasi semut juga perlu diiringi oleh pengelolaan sampah yang terpadu dan baik. Hal ini tidak dapat dilakukan secara sepihak, tetapi harus dengan kerjasama dan sinergitas antara pengunjung, masyarakat sekitar, dan petugas pengelola sampah.</p>
<p>Dengan pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan, tentu akan dapat menjaga kebersihan serta membantu dalam memperpanjang umur lokasi-wisata tersebut.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya operasi semut semacam ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan menjadikan lingkungan wisata sebagai bentuk keindahan, kenikmatan dan kebahagiaan bersama. Sehingga wisatawan akan merasa nyaman saat berkunjung,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/operasi-semut-forkopimcam-cisolok-sasar-objek-wisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balawista Sukabumi Selamatkan Tujuh Wisatawan Nyaris Hilang Terseret Ombak</title>
		<link>https://lingkarpena.id/balawista-sukabumi-selamatkan-tujuh-wisatawan-nyaris-hilang-terseret-ombak/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/balawista-sukabumi-selamatkan-tujuh-wisatawan-nyaris-hilang-terseret-ombak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jul 2023 13:08:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Balawista Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<category><![CDATA[Tujuh Wosatawan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Selamat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=32338</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/balawista-sukabumi-selamatkan-tujuh-wisatawan-nyaris-hilang-terseret-ombak/" title="Balawista Sukabumi Selamatkan Tujuh Wisatawan Nyaris Hilang Terseret Ombak" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Ramainya pengunjung ke sejumlah kawasan objek wisata pantai di wilayah Kabupaten Sukabumi nyaris memakan korban wisawatan.</p>
<p>Berdasarkan data dari kordinator Balawista wilayah Barat, Dani Supirman, selama empat hari mulai dari Kamis, 29 Juni 2023 hingga Minggu, 2 Juli 2023 sebanyak empat kasus kecelakaan laut terjadi dengan jumlah korban sekitar tujuh orang wisatawan.</p>
<p>Namun, berkat kesigapan para personel Balawista dan tim gabungan lainnya ke tujuh orang wisatawan yang sempat terseret ganasnya arus ombak tersebut berhasil diselamatkan. Empat kasus kecelakaan laut tersebut terjadi di pantai Citepus Istiqomah kecamatan Palabuhanratu dan juga Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Satu kasus terjadi Kamis di pantai Citepus Istiwomah, dua wisatawan asal Parungkuda sempat terseret arus berhasil diselamatkan, Adit dan Putri masih berusia 16 tahun,&#8221; ujar Dani.</p>
<p>Selanjunya kata Dani, berturut turut terjadi Minggu, 2 Juli 2023 sekitar pukul 13.00 WIB di pantai Citepus Istiqomah kembali terjadi satu orang wisatawan asal Cibadak, Bagus (14) juga nyaris hilang tenggelam, setelahnya berhasil diselamatkan.</p>
<p>Sementara dua kasus dengan 4 orang wisatawan terlibat kecelakaan laut di pantai Karanghawu, di awali terjadi pukul 09.20 WIB dua orang wisatawan asal Leuwi Liang Bogor Aditia (11) dan Solehudin (33) sempat terseret ombak hingga ketengah laut saat berenang dipantai.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah berhasil juga terselamatkan oleh petugas jaga pantai atau Balawista yang berjaga di pantai Karanghawu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kemudian terjadi kembali sekitar pukul 12.30 WIB wisatawan asal Jawa Tengah yakni Irwan (41) dan Naura (11) juga terseret ganasnya ombak pantai Karanghawu dan berhasil diselamatkan.</p>
<p>&#8220;Rata rata mereka para korban ini sudah dihimbau untuk berenang tidak terlalu tengah dan tidak berenang di zona yang dilarang. Hingga tutup jam pengawasan pukul 17.00 WIB tidak ada lagi wisatawan yang berenang, dan kondisi tempat wisata sudah landai,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/balawista-sukabumi-selamatkan-tujuh-wisatawan-nyaris-hilang-terseret-ombak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Wisatawan Asal Bogor Terseret Ombak Pantai Karanghawu Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/lagi-wisatawan-asal-bogor-terseret-ombak-pantai-karanghawu-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/lagi-wisatawan-asal-bogor-terseret-ombak-pantai-karanghawu-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 03:36:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[#swafoto]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Terseret Ombak]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Karanghawu]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Pam Karanghawu]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=30302</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/lagi-wisatawan-asal-bogor-terseret-ombak-pantai-karanghawu-sukabumi/" title="Lagi, Wisatawan Asal Bogor Terseret Ombak Pantai Karanghawu Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Lagi, seorang wisatawan asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat terseret ombak Karanghawu, Pantai Selatan Sukabumi saat berwisata pada Selasa 15 April 2023.</p>
<p>Diketahui korban bernama Tata (28) saat itu sedang berswafoto pada sebuah karang di lokasi tersebut. Tiba-tiba korban terpleset lalu terjatuh dan terseret ombak besar.</p>
<p>Berdasarkan keterangan Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede melalui Perwira pengendali pengamanan kawasan wisata pantai Karanghawu AKP Roni Haryanto mengatakan, wisatawan merupakan warga Desa Cibodas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.</p>
<figure id="attachment_30304" aria-describedby="caption-attachment-30304" style="width: 980px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-30304" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-25-at-10.00.35-e1682393747589-200x112.jpeg" alt="" width="980" height="549" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-25-at-10.00.35-e1682393747589-200x112.jpeg?v=1682393730 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-25-at-10.00.35-e1682393747589-640x358.jpeg?v=1682393730 640w" sizes="(max-width: 980px) 100vw, 980px" /><figcaption id="caption-attachment-30304" class="wp-caption-text">Warga Bogor saat dievakuasi petugas ke daratan.| Foto: Smapta Polres Sukabumi</figcaption></figure>
<p>&#8220;Ya korban saat itu sedang berfoto selfi sambil berdiri diatas karang. Namun tiba-tiba korban terpleset dan jatuh ke laut kemudian terbawa arus ombak Pantai Karanghawu,” ungkap Roni dalam keterangan tertulisnya di Pos Pam Karanghawu Sukabumi.</p>
<p>Dijelaskan Roni, ia bersama anggota POs Pam dan masyarakat wisata berusaha menyelematkan korban dengan membuat alat yang terbuat dari bambu dan tambang.</p>
<p>&#8220;Kemudian alat itu disodorkan kepada korban yang sudah terombang ambing di laut, api keberadaanya masih dekat karang, lokasi dimana dia jatuh,&#8221;.</p>
<p>Lanjutnya, &#8220;Alhamdulillah tambang yang kami sodorkan dapat diraih oleh tangan korban. Korban berhasil diselamatkan dan bisa ditarik kedaratan,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Korban langsung dievakuasi oleh petugas polisi dan<em> lifeguard</em> ke Pos Pengamanan Karanghawu untuk mendapat penanganan medis.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/lagi-wisatawan-asal-bogor-terseret-ombak-pantai-karanghawu-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
