Balawista Sukabumi Selamatkan Tujuh Wisatawan Nyaris Hilang Terseret Ombak

Foto: Salah satu Pengunjung yang hampir jadi korban.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Ramainya pengunjung ke sejumlah kawasan objek wisata pantai di wilayah Kabupaten Sukabumi nyaris memakan korban wisawatan.

Berdasarkan data dari kordinator Balawista wilayah Barat, Dani Supirman, selama empat hari mulai dari Kamis, 29 Juni 2023 hingga Minggu, 2 Juli 2023 sebanyak empat kasus kecelakaan laut terjadi dengan jumlah korban sekitar tujuh orang wisatawan.

Namun, berkat kesigapan para personel Balawista dan tim gabungan lainnya ke tujuh orang wisatawan yang sempat terseret ganasnya arus ombak tersebut berhasil diselamatkan. Empat kasus kecelakaan laut tersebut terjadi di pantai Citepus Istiqomah kecamatan Palabuhanratu dan juga Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Lagi, Wisatawan Asal Bogor Terseret Ombak Pantai Karanghawu Sukabumi

“Satu kasus terjadi Kamis di pantai Citepus Istiwomah, dua wisatawan asal Parungkuda sempat terseret arus berhasil diselamatkan, Adit dan Putri masih berusia 16 tahun,” ujar Dani.

Selanjunya kata Dani, berturut turut terjadi Minggu, 2 Juli 2023 sekitar pukul 13.00 WIB di pantai Citepus Istiqomah kembali terjadi satu orang wisatawan asal Cibadak, Bagus (14) juga nyaris hilang tenggelam, setelahnya berhasil diselamatkan.

Baca juga:  Pesepeda Motor Asal Bandung Tewas di Tempat, Hantam Dump Truk di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Sementara dua kasus dengan 4 orang wisatawan terlibat kecelakaan laut di pantai Karanghawu, di awali terjadi pukul 09.20 WIB dua orang wisatawan asal Leuwi Liang Bogor Aditia (11) dan Solehudin (33) sempat terseret ombak hingga ketengah laut saat berenang dipantai.

“Alhamdulillah berhasil juga terselamatkan oleh petugas jaga pantai atau Balawista yang berjaga di pantai Karanghawu,” jelasnya.

Baca juga:  Laka Laut Pantai Karanghawu, Wisatawan Asal Depok dan 3 Warga Lokal jadi Korban

Kemudian terjadi kembali sekitar pukul 12.30 WIB wisatawan asal Jawa Tengah yakni Irwan (41) dan Naura (11) juga terseret ganasnya ombak pantai Karanghawu dan berhasil diselamatkan.

“Rata rata mereka para korban ini sudah dihimbau untuk berenang tidak terlalu tengah dan tidak berenang di zona yang dilarang. Hingga tutup jam pengawasan pukul 17.00 WIB tidak ada lagi wisatawan yang berenang, dan kondisi tempat wisata sudah landai,” tandasnya.

Pos terkait