Operasi Semut Forkopimcam Cisolok Sasar Objek Wisata

Aksi kegitan bersih bersih sampah di lokasi wisata Karanghawu Kecamatan Cisolok.| Foto: Ndie

LINGKARPENA.ID | Libur Lebaran 1445 H/2024 M telah usai. Hal itu dimanfaatkan oleh jajaran forum pimpinan kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dengan melakukan operasi semut dengan membersihkan sampah di sejumlah titik objek wisata pantai.

Kegiatan operasi semut bersih bersih sampah yang masih berserakan bekas para pengunjung, kali ini dilakukan secara serentak dengan melibatkan unsur-unsur terkait. Mulai personel pemerintahan kecamatan, TNI, Polri, pelajar dan sejumlah unsur terkait lainnya di wilayah Cisolok Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris Kecamatan Cisolok, Okih Fajri Assidiq mengatakan, berkat kerjasama, koordinasi dan kolaborasi yang terjalin baik, operasi semut untuk membersihkan sampah di kawasan wisata bisa terlaksana. Salah satunya dilakukan di Pantai Karanghawu, dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Kegiatan operasi semut untuk membersihkan sampah tersebut, kata Okih, sebagai upaya untuk menyadarkan pengunjung dan meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar lokasi wisata akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga:  Wisatawan Pantai Membludak, Sat Polairud Ploting Lokasi

“Total ada 1.050 orang yang kami libatkan, alhamdulillah berjalan dengan sukses untuk tahap awal ini sampah dapat kita minimalisir,” ujar Okih kepada wartawan.

“Alhamdulillah kami bisa mengumpulkan sampah dan lanjut berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup untuk mengirimkan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir,” sambungnya.

Okih menambahkan, pada dasarnya dalam momen liburan Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M ini, kawasan objek wisata pantai di kecamatan Cisolok kondisi sampahnya tidak terlalu banyak terserak, karena hampir setiap hari jajaran forkompimcam Cisolok melakukan pemantauan dan pembersihan secara berkala.

“Alhamdulillah pada dasarnya kondisi sampah untuk kegiatan liburan Idul Fitri 2024 bisa kita minimalisir, dan hari ini hasil koordinasi dan kerjasama baik dengan pedagang lokal maupun pedagang musiman,” jelasnya.

“Kita terus tidak bosan bosan berupaya memberikan edukasi dengan operasi semut ini, tentang pentingnya menjaga kebersihan terutama di destinasi wisata,” imbuhnya.

Baca juga:  Longsor di Cisolok, 1 Rumah Rusak Berat dan Bergeser Penghuni Mengungsi

Tidak hanya itu, operasi semut tersebut lanjut Okih sebagai upaya menciptakan sapta pesona wisata dan juga membuat kenyamanan dan ketertiban bagi pengunjung di lokasi wisata.

“Kami menghimbau dan mengajak para pengunjung di destinasi wisata Cisolok ini, untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

Operasi semut yang dilakukan di Cisolok pada libur lebaran 1445 H/2024 M merupakan suatu tindakan yang sangat penting untuk diaplikasikan pada saat momen liburan. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat tertentu objek wisata pantai seringkali menjadi tujuan utama bagi sebagian orang yang ingin berlibur.

“Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dan pengunjung objek wisata pantai sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan lingkungan sehingga dapat menciptakan suasana yang bersih dan nyaman,” bebernya.

Kegiatan operasi semut yang melibatkan unsur-unsur terkait pada saat pelaksanaannya cukup memberikan hasil yang positif dan dapat menjadikan contoh bagi daerah-daerah lainnya. Kegiatan operasi semut ini dapat diterapkan dengan baik di area wisata pantai maupun di area objek wisata lainnya.

Baca juga:  Rame-rame Wisatawan Saksikan Pelepasan Tukik di Pantai Pangumbahan

“Sehingga para pengunjung wisata dapat merasa nyaman dan tentram selama berada di lokasi tersebut,” terangnya.

Selain itu, kata Okih, kegiatan operasi semut juga perlu diiringi oleh pengelolaan sampah yang terpadu dan baik. Hal ini tidak dapat dilakukan secara sepihak, tetapi harus dengan kerjasama dan sinergitas antara pengunjung, masyarakat sekitar, dan petugas pengelola sampah.

Dengan pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan, tentu akan dapat menjaga kebersihan serta membantu dalam memperpanjang umur lokasi-wisata tersebut.

“Dengan adanya operasi semut semacam ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan menjadikan lingkungan wisata sebagai bentuk keindahan, kenikmatan dan kebahagiaan bersama. Sehingga wisatawan akan merasa nyaman saat berkunjung,” pungkasnya.

Pos terkait