Wisata Edukasi Penangkaran Penyu Pantai Pangumbahan Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Salah satu objek wisata edukasi di Pajampangan yang belakangan dibanjiri pengunjung adalah Pantai Pangumbahan,terletak di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Disana, pengunjung disuguhi beragam informasi seputar hewan bertempurung, penyu.

Bahkan, ada satu atraksi menarik yang selalu ditunggu pengunjung, yakni atraksi pelepasan tukik ( anak penyu ) ke laut lepas. Kegiatan tersebut adalah Ahir dari proses penangkaran, dari mulai telur dan dieramkan kemudian menetas jadi tukik lalu dilepasliarkan ke laut bebas.

Baca juga:  Bekas Galian Pasir Disulap Jadi Surga Pemancing di Kampung Cipaku Sukabumi

Untuk menuju ke Pantai Pangumbahan, dari Pantai Cibuaya mengarah ke Barat sekitar 1 kilo meter. Secara administratif Pantai Pangumbahan berada di Kampung/Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Dijelaskan Kepala Konservasi Penyu Pangumbahan Ade Herdy Yunanto, SP, saat ini ada beberapa fasilitas yang tersedia, antara lain mesjid, laboratorium, kantin, ruang pencerahan, penginapan, menara pengawas, dan galery cindera mata.

“Jika ada perorangan atau rombongan yang ingin tahu tentang penyu, kami telah mempersiapkan ruang pencerahan dan pematerinya. Itu gratis,” jelasnya.

Baca juga:  Menyongsong Healthy Cities Summit, Inilah Upaya Pemkab Sukabumi

Lebih lanjut, dalam mengelola kawasan Konservasi Penyu di Pangumbahan, kata Ade , kami telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, antara lain dengan Karang Taruna Desa Pangumbahan, Kelompok Konservasi Penyu Sukabumi, Powasmas Genteng Nusantara, dan Kelompok Ekopatih (Ekowisata Pasirputih).

Telur penyu yang dihasilkan dari Pantai Pangumbahan, pada tahun 2023 , dari indukan berjumlah 7000 ekor menghasilkan 97.000 tukik (anak penyu).

Baca juga:  ABK Bahari Expres 01 yang Hilang di Laut Ujunggenteng Ditemukan di Perairan Rancecet Pandeglang Banten

“Masa produktif penyu yang bertelur antara bulan Juni hingga Desember. Dan telur yang dihasilkan tidak untuk dijual, melainkan untuk penangkaran,” jelas Ade.

Pengunjung yang ingin melihat proses penyu bertelur dikenakan biaya sebesar Rp 75 ribu untuk umum dan Rp 150 ribu untuk rombongan.

Sementara harga tiket masuk ke kawasan konservasi penyu Pangumbahan Rp 10 ribu untuk umum dan Rp 5 ribu untuk anak anak.

Pos terkait