LINGKARPENA.ID | Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kota Sukabumi sejak Minggu (28/12/2025) pagi memicu terjadinya banjir limpasan di sejumlah titik, khususnya di wilayah Kecamatan Lembursitu.
Beberapa rumah warga dilaporkan terdampak akibat luapan air yang berasal dari saluran drainase yang tidak berfungsi optimal.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang masuk melalui grup WhatsApp Tanggap Bencana. Salah satu lokasi banjir berada di Jalan Kapitan RT 01 RW 03, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu.
“Menindaklanjuti adanya laporan banjir limpasan, petugas BPBD langsung melakukan assessment dan penanganan di lokasi. Di Jalan Kapitan, banjir berdampak pada dua unit rumah milik warga,” ujar Yosep, kepada lingkarpena. id, Minggu malam (28/12/2025).
Adapun dua rumah yang terdampak tersebut masing-masing milik Rani Tawari dengan jumlah penghuni satu kepala keluarga berisi empat jiwa, serta rumah milik Erim yang dihuni satu kepala keluarga dengan tiga jiwa. Yosep menjelaskan, hingga Minggu malam kondisi banjir di lokasi tersebut sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan sisa genangan.
Selain itu, banjir limpasan juga terjadi di Jalan Merdeka, Kampung Situ Gede RT 01 RW 06, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu. Di lokasi ini, satu unit rumah warga atas nama Suhendar terdampak banjir.
“Di Jalan Merdeka Kampung Situ Gede, banjir berdampak pada satu unit rumah dengan satu kepala keluarga berjumlah lima jiwa. Di dalam keluarga tersebut terdapat satu balita berusia dua bulan, sehingga menjadi perhatian khusus petugas,” ungkap Yosep.
Hingga laporan terakhir diterima, banjir di lokasi tersebut masih dalam proses penanganan oleh petugas BPBD Kota Sukabumi yang dibantu unsur RT/RW dan masyarakat setempat. Personel BPBD yang diterjunkan ke lapangan antara lain Juanda, U. Hermawan, Narto Sucipto, Dani Ramadhan dan Budi Ruhiyat.
Tidak hanya itu, BPBD Kota Sukabumi juga melakukan assessment di wilayah Kampung Cipanas, Jalan Proklamasi RT 01 RW 06, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu. Di lokasi ini, air dilaporkan masih menggenang dan sedikitnya tujuh kepala keluarga terdampak banjir.
“Untuk wilayah Kampung Cipanas Jalan Proklamasi, saat ini air masih menggenang. Terdapat tujuh kepala keluarga yang terdampak. Penyebabnya diduga karena saluran drainase tidak normal sementara volume air cukup besar akibat hujan,” jelas Yosep.
Dalam perkembangan lainnya, BPBD Kota Sukabumi juga mencatat adanya kejadian tembok jebol di Jalan Merdeka, Kampung Cipanas RT 01 RW 06, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu. Peristiwa tersebut diakibatkan oleh luapan drainase yang menekan dinding samping rumah warga.
“Akibat luapan drainase, terjadi jebolnya dinding samping rumah warga dengan ukuran panjang sekitar tiga meter dan tinggi dua meter. Saat ini sudah dilakukan assessment dan langkah penanganan awal,” tambahnya.
Yosep memastikan BPBD Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak banjir serta berkoordinasi dengan unsur terkait. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama mengingat potensi hujan masih bisa terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Perkembangan situasi akan terus kami sampaikan. Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika terjadi kondisi darurat agar dapat segera ditangani,” pungkas Yosep.






