LINGKARPENA.ID | Ruas Jalan Provinsi Surade–Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, kini memasuki tahap akhir pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU). Pemasangan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Program Jabar Caang ini disambut antusias warga, terutama karena deretan tiang lampu yang terpasang memiliki ornamen artistik khas budaya Jawa Barat.
Sebanyak 295 titik PJU tengah dipasang mulai dari Kampung Warung Tilu, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, hingga kawasan Pesisir Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap. Jalur sepanjang kurang lebih 10 kilometer itu diprediksi akan terang benderang menjelang pergantian tahun.
Keunikan proyek ini terletak pada desain tiang lampu yang mengusung ornamen bernuansa lokal. Motif etnik dengan identitas Jawa Barat menjadi ciri utama, sehingga bukan hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi sekaligus menambah estetika kawasan. Hadirnya ornamen tersebut memperkuat kesan daerah wisata dan memberikan pengalaman visual berbeda bagi pengguna jalan.
Dadang, selaku pelaksana lapangan, menjelaskan bahwa pemasangan PJU dilakukan secara bertahap di dua zona.
Menurutnya, interval jarak antar tiang mencapai 45 meter untuk memastikan pencahayaan jalan merata dan efektif.
“Sebanyak 112 lampu PJU dipasang dari Surade hingga Jembatan Cikarang, sedangkan 183 titik lainnya terpasang dari seberang Jembatan Cikarang hingga kawasan TPI Ujunggenteng,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program ini menargetkan peningkatan keselamatan serta kenyamanan masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah selatan Sukabumi. Infrastruktur penerangan yang memadai diyakini mampu memperbaiki aksesibilitas jalur menuju destinasi wisata Ujunggenteng yang setiap tahun mengalami peningkatan kunjungan.
Warga Pajampangan pun menyambut baik pembangunan ini. Mereka menilai kehadiran lampu PJU sangat penting, mengingat jalur Surade–Ujunggenteng merupakan akses vital menuju ke beberapa objek wisata yang berderet sepanjang ruas jalan tersebut.
“Alhamdulillah, dengan adanya lampu PJU ini masyarakat, khususnya para pengguna jalan, akan merasa lebih aman dan nyaman,” ujar seorang warga Surade.
Masyarakat berharap pengerjaan PJU dapat rampung sesuai rencana, sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan semua pengguna jalan. Selain meningkatkan keamanan, keberadaan lampu berornamen khas Jawa Barat ini diyakini akan mempercantik kawasan dan mendukung perkembangan pariwisata serta perekonomian di selatan Kabupaten Sukabumi.






