TPT Ambruk 20 Hektar Lahan Pertanian Terancam Kekeringan

Masyarakat secara bergotong-royong melakukan perbaikan saluran irigasi yang terdampak akibat ambruknya TPT di Desa Gunungguruh, Rabu (11/5/22).| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID – Tembok Penahan Tanah TPT sepanjang 20 meter dengan ketinggian 6 meter ambruk dan menimpa saluran irigasi di Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi.

Diketahui peristiwa longsor yang disebabkan oleh ambruknya TPT terjadi pada Minggu (8/5) lalu. Berdasarkan hasil pemantauan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) bencana terjadi pada pukul 04.30 WIB beberpa hari lalu.

Baca juga:  Rakor Satgas Konservasi Bahas Penghentian Area Tambang dan Bahas Status Hutan Paska Bencana

Akibatnya 20 hektare lahan pertanian warga di Kampung Cikujang RT. 21/04 Desa Gunungguruh terancam tidak teraliri air. Hal itu mengingat saluran irigasi tertutup material longsoran.

“Bencana longsor disebabkan cilurah hujan yang tinggi di kawasan itu sehingga menyebabkan TPT ambruk dan menutup saluran irigasi,” jelas Sekretaris BPBD Anita Mulyani, kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/5/22).

Baca juga:  17 Orang Keracunan Massal di Cikembar Akibat Pindang Ikan Mas

Upaya yang dilakukan petugas melakukan asesmen dan pendataan di lokasi bencana tersebut. Saat ini masyarakat bersama petugas secara bergotong-royong melakukan perbaikan.

“Berdasarkan rincian data dibutuhkan saat ini terpal 25 meter, bronjong 50 buah, paralon 30 Batang dengan ukuran 4 inci,” tambahnya.

Warga turut dihimbau agar selalu waspada akan segala bentuk bencana yang dapat terjadi kapan saja.**

Baca juga:  Jelang Idul Fitri 1444 H, Dinas PU Sukabumi Siagakan Personel dan Alat Berat di Jalur Rawan Bencana

Pos terkait