Tragis! Bocah Nahas Meninggal Tenggelam di Muara Cipamarangan Surade Sukabumi

LINGKARPENA.ID | Peristiwa tragis terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Seorang bocah berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di muara Cipamarangan, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (2/11/2025) siang.

 

Korban diketahui bernama M. Pauzi Akbar (12), anak dari Apit, warga Kampung Cilalay RT 008/006, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampang Kulon. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat korban diduga tengah bermain di sekitar aliran muara bersama teman-temannya.

Baca juga:  Atap Dua Ruang Kelas Sekolah di Ciambar Ambruk, Aktivitas Ujian Terganggu

 

Tidak lama kemudian, korban tiba-tiba hilang dari permukaan air. Warga yang berada di sekitar lokasi segera melakukan pencarian secara manual. Setelah sekitar satu jam pencarian, tubuh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa oleh seorang warga setempat bernama Sahal.

 

“Korban ditemukan satu jam setelah dilaporkan tenggelam oleh warga kami, Pak Sahal. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa,” ujar Kepala Desa Buniwangi, Dadan Hermawan, saat dikonfirmasi Minggu sore.

Baca juga:  Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Sukabumi

 

Menurut Dadan, setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Cilalay, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampang Kulon, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengawasi anak-anak saat bermain di area perairan atau sungai, terutama di musim hujan seperti sekarang.

 

“Musim hujan menyebabkan debit air meningkat dan arus di muara cukup deras. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Orang tua perlu lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah, khususnya di sekitar sungai atau pantai,” tambahnya.

Baca juga:  H. Iyos Somantri Resmikan Posko Relawan Dapil VI Pajampangan

 

Peristiwa ini menambah daftar kasus tenggelam yang terjadi di wilayah selatan Sukabumi dalam beberapa bulan terakhir. Pihak pemerintah desa dan masyarakat setempat berencana memasang tanda peringatan bahaya di sekitar muara Cipamarangan agar tidak ada lagi korban jiwa di kemudian hari.

Pos terkait